Informasi

Kontraktor Terbaik di Bali

Perbandingan Kusen Kayu dengan Aluminium

Saat ini banyak pula material yang dikembangkan untuk menjadi alternatif pengganti kayu seperti aluminium, kusen beton, gypsum, kusen UPVC yang mendekati bentuk dan penampilan kayu untuk kusen pintu dan jendela luar. Sebetulnya kayu memiliki Keunggulan dibanding dengan material lainnya yaitu tampilan natural yang disukai dari kayu, material kayu banyak yang kuat menurut jenisnya seperti kayu jati, kaper, atau ulin, melalui proses pengovenan yang baik. Kayu memang fleksibel untuk dirubah bentuknya sesuai desain, seperti bentuk lurus atau melengkung, dan dapat menahan panas atau dingin dari luar ruangan. Sedangkan kerugian kayu antara lain mudah dimakan rayap, perawatan secara berkala dengan cat atau coating agar tetap awet, dan menyerap air sehingga menyebabkan volume kayu dapat berubah-ubah. Akibatnya pintu atau jendela sulit dibuka karena salah satu sudutnya memuai. Demikian pula bila dipakai untuk kuda-kuda, gording, usuk dan reng pada atap bisa mengalami ‘puntir’ untuk kayu-kayu yang kurang berkualitas.  Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai pada Sebuah Hunian Aluminium menjadi bahan alternatif utama setelah kayu, karena bahan aluminium yang lebih tahan lama, anti rayap,dan tidak menyusut seperti kayu. Tampilan kusen aluminium dapat dicat atau dilapis dengan warna kayu bahkan motif kayu sehingga menyerupai kayu. Saking miripnya orang akan mengira itu terbuat dari kayu. Adapun desain dapat dibuat menurut pesanan. Keunggulan kusen aluminium adalah bobotnya yang ringan dan kuat sehingga mudah dipindahkan. Perawatannya yang simpel menjadi daya tarik bagi pembelinya disamping kualitas bahan aluminium. Perbandingan harga kayu yang semakin mahal serta proses, pengolahan, dan perawatan kayu lebih mahal sehingga aluminium memiliki nilai plus di dalam aspek perawatan yang notabene bebas dari rayap dan tahan karat. Sisi negatif dari alumunium adalah permukaannya mudah tergores dan bahannya tidak mudah untuk dibentuk menjadi lengkung. Bila dibandingkan dengan kusen dari bahan yang populer seperti kayu Meranti, tetap lebih mahal alumunium. Kusen kayu dapat diterapkan pada desain rumah apa saja, sedangkan aluminium karena susah dibentuk jadi sering dipakai untuk desain rumah ‘gaya minimalis’. Baca Juga : Desain Pagar Kayu Minimalis Cara pemasangan kusen aluminium mengandalkan kekuatan sekrup yang dipasangkan melekat pada dinding menjadikannya harus dipasang dengan presisi dan diplester rapi agar tidak terjadi kebocoran dan kesalahan lainnya. Jangan memilih kusen aluminium yang bermutu rendah, karena dapat mudah memuai saat terjadi perubahan suhu drastis karena kaca yang dibingkai dapat mudah lepas. Masalah yang sering terjadi yaitu sambungan yang kurang baik pada siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan dapat masuk, karena itu faktor penyambungan dan ‘sealant’ atau karet penyekat antara kaca dan alumunium harus dari bahan berkualitas dan tahan lama agar air tidak mudah masuk ke dalam kusen atau ke ruangan. Pada dasarnya masalah sealant ini tidak menimbulkan masalah pada kusen alumuniumnya karena bahan alumunium tidak terpengaruh air.  sumber : http://www.mujijayaganesha.com/

Perbandingan Kusen Kayu dengan Aluminium Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Penjelasan Mengenai Beton Pracetak / Beton Precast

Teknologi beton pracetak telah lama diketahui dapat menggantikan operasi pembetonan tradisional yang dilakukan di lokasi proyek pada beberapa jenis konstruksi karena beberapa potensi manfaatnya. Beberapa prinsip yang dipercaya dapat memberikan manfaat lebih dari teknologi beton procetak ini antara lain terkait dengan waktu, biaya, kualitas, predicability, keandalan, produktivitas, kesehatan, keselamatan, lingkungan, koordinasi, inovasi, reusability, serta relocatability (Gibb, 1999). Di Indonesia, hingga saat ini, telah banyak aplikasi teknologi beton pracetak pada banyak jenis konstruksi dengan didukung oleh sekitar 16 perusahaan spesialis beton pracetak, atau lebih dikenal dengan sebutan precaster. Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Batako Press SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM PRACETAK Beton adalah material konstruksi yang banyak dipakai di Indonesia, jika dibandingkan dengan material lain seperti kayu dan baja. Hal inibisa dimaklumi, karena bahan-bahan pembentukannya mudah terdapat di Indonesia, cukup awet, mudah dibentuk dan harganya relative terjangkau. Ada beberapa aspekyang dapatmenjadi perhatian dalam sistembeton konvensional, antara lain waktu pelaksanaan yang lama dan kurang bersih, control kualitas yang sulit ditingkatkan serta bahan-bahan dasar cetakan dari kayu dan triplek yang semakin lama semakin mahal dan langka. Sistem beton pracetak adalah metode konstruksi yang mampu menjawab kebutuhan di era millennium ini pada dasarnya system ini melakukan pengecoran komponen di tempatkhusus di permukaan tanah (fabrikasi), lalu dibawa ke lokasi (transportasi ) untuk disusun menjadi suatu struktur utuh (ereksi). Keunggulan system ini, antara lain mutu yang terjamin, produksi dan pembangunan yang cepat, ramah lingkungan dan rapi dengan kualitas produkyang baik. Sistem pracetak telah banyak diaplikasikan di Indonesia, baik yang sistem dikembangkan di dalam negeri maupun yang didatangkan dari luar negeri. Sistem pracetak yang berbentuk komponen, seperti tiang pancang, balok jembatan, kolom plat pantai.Permasalahan mendasar dalam perkembangan system pracetak di Indonesia saat ini adalah : Sistem ini relatif baru Kurang tersosialisasikan jenisnya, produk dan kemampuan system pracetak yang telah ada Serta keandalan sambungan antarkomponen untuk system pracetak terhadap beban gempa yang selalu menjadi kenyataan Belum adanya pedoman resmi mengenai tatacara analisis, perencanaan serta tingkat kendalan khusus untuk system pracetak yang dapat dijadikan pedoman bagi pelaku konstruksi. PERKEMBANGAN SISTEM PRACETAK DI DUNIA Sistem pracetak berkembang mula-mula di negara Eropa. Struktur pracetak pertama kali digunakan adalah sebagai balok beton precetak untuk Casino di Biarritz, yang dibangun Oleh kontraktor Coignet,Paris1891. Pondasi beton bertulang diperkenalkan oleh sebuah Perusahaan Jerman, Wayss &reytag di Hamburg dan mulai digunakan tahun1906. Tahun 1912 beberapa bangunan bertingkat menggunakan system pracetak berbentuk komponen- komponen, seperti dinding. kolom dan lantai diperkenalkan oleh John.E.Conzelmann. Struktur komponen pracetak beton bertulang juga diperkenalkan di Jerman oleh Philip Holzmann AG, Dyckerhoff & Widmann G Wayss & Freytag KG, Prteussag, Loser dll. Sstem pracetaktahan gempa dipelopori pengembangannya di Selandia Baru. Amerika dan Jepang yang dikenal sebagai negara maju di dunia, ternyata baru melakukan penelitian intensif tentang system pracetak tahan gempa pada tahun 1991. Dengan membuat program penelitian bersama yang dinamakan PRESS ( Precast seismic Structure System). Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai pada Sebuah Hunian PERKEMBANGAN SISTEM PRACETAK DI INDONESIA Indonesia telah mengenal system pracetak yang berbentuk komponen, seperti tiang pancang, balokjembatan, kolom dan plat lantai sejaktahun1970an. Sistem pracetak semakin berkembang dengan ditandai munculnya berbagai inovasi seperti Sistem Column Slab (1996), Sistem L-Shape Wall (1996), Sistem All Load Bearing Wall (1997), Sistem Beam Column Slab (1998), Sistem Jasubakim (1999), Sistem Bresphaka (1999) dan sistem T-Cap (2000). PERMASALAHAN UMUM PADA PENGEMBANGAN SISTEM PRACETAK Tiga masalah utama dalam pengembangan sistem pracetak : Keandalan sambungan antar komponen Belum adanya suatu pedoman perencanaan khusus untuk sistem struktur pracetak Kerjasama dengan perencana di bidang lain yang terkait, terutama dengan pihak arsitektur dan mekanikal/elektrikal/plumbing. PENGERTIAN PRACETAK Pracetak dapat diartikan sebagai suatu proses produksi elemen sruktur/arsitektural bangunan pada suatu tempat atau lokasi yang berbeda dengan tempat/lokasi dimana elemen struktur/arsitektural tersebut akan digunakan. Teknologi pracetak ini dapat diterapkan pada berbagai jenis material, yang salah satunya adalah material beton. Beton pracetak sebenarnya tidak berbeda dengan beton yang sering dijumpai dalam bangunan pada umumnya, yang membedakan adalah proses produksinya. Beton pracetak dihasilkan dari proses produksi dimana lokasi pembuatannya berbeda dengan lokasi di mana elemen akan digunakan , sedangkan beton cor (cast in place) dimana produksinya berlangsung di tempat elemen tersebut akan ditempatkan.KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BETON PRACETAK Beton pracetak memiliki kelebihan dibandingkan beton cast in place sebagai berikut: Kecepatan dalam pelaksanaan pembangunannya Dicapai tingkat fleksibilitas dalam proses perancangannya Pekerjaan di lokasi proyek lebih sederhana. Pihak yang bertanggung jawab lebih sedikit Mempunyai aspek yang positif terhadap schedule, terutamakemudahan di dalam melakukan pengawasan dan pengendalian biaya serta jadwal pekerjaan Jumlah pekerja kantor proyek lebih sedikit. Demikian juga tenaga lapangan yang dibutuhkan untuk setiap unit komponen yang lebih kecil karena pekerjaan dapat dilaksanakan secara seri Menggunakan tenaga buruh kasar sehingga upah relative lebih murah Waktu konstruksi yang relative lebih singkat karena pekerja lapangan hanya mengerjakan cast in place kemudian menggabungkan dengan komponen – komponen beton pracetak Aspek kualitas, dimana beton dengan mutu prima dapat lebih mudah dihasilkan di lingkungan pabrik Produksinya hamper tidak terpengaruh oleh cuaca Biaya yang dialokasikan untuk supervise relative lebih kecil. Hal ini disebabkan oleh durasi proyek yang singkat. Kontinuitas proses konstruksi dapat terjaga sehingga perencanaan kegiatan lebih akurat. Mampu mereduksi biaya konstruksi Dapat dihasilkan bangunan dengan akurasi dimensi dan mutu yang lebih baik Kekurangan beton pracetak : Kerusakan yang mungkin timbul selama proses transportasi Dibutuhkan peralatan lapangan dengan kapasitas angkat yang cukup untuk mengangkat komponen konstruksi dan menempatkannya pada posisi tertentu. Biaya tambahan yang dibutuhkan untuk proses transportasi Munculnya permasalahan teknis dan biaya yang dibutuhkan untuk menyatukan komponen-komponen beton pracetak. Diperlukan gudang yang luas dan fasilitas curing. Diperlukan perencanaan yang detil pada bagian sambungan Diperlukan lapangan yang luas untuk produksi dalam jumlah yang besar Hanya melayani produksi dalam partai besar agar BEP. sumber : http://www.mujijayaganesha.com/ Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Striuktur Baja

Penjelasan Mengenai Beton Pracetak / Beton Precast Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Pengertian Kuda-Kuda dan Struktur Atap Pada Konstruksi Bangunan

Kuda – Kuda  Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat memberikan bentuk pada atapnya. Kuda-kuda merupakan penyangga utama pada struktur atap. Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur framework (truss). Umumnya kuda-kuda terbuat dari kayu, bambu, baja, dan beton bertulang. Baca Juga : Perencanaan Bangunan Tahan Gempa Untuk lebih mengenal fungsi kuda kuda kita akan uraikan sebagai berikut : Kuda2 berfungsi untuk menerima beban dari atap yaitu : Air Hujan Angin Genteng Reng Usuk dan list-plank Plafon dan beban dari kuda2 itu sendiri, adanya beban maka titik pertemuan kedua kaki kuda-kuda bagian atas (P) mengalami perubahan letak yaitu turun ke P’, sehingga kaki kuda-kuda menekan kedua tembok kearah samping. Bila tembok tidak kokoh maka tembok akan roboh. Untuk mencegah agar kaki kuda-kuda tidak bergerak ke samping akibat tekanan beban dari atas perlu dipasang balok horisontal untuk menahan kedua ujung bawah balok kaki kuda-kuda yaitu berupa balok tarik. Karena lebar bentangan menahan beban yang bekerja dan beban berat sendiri kuda-kuda, maka batang tarik AB akan melentur. Titik P bergerak turun ke titik P’, dengan adanya pelenturan, tembok seolah olah masuk ke dalam. Baca Juga : Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa Untuk mengatasi adanya penurunan pada batang tarik diujung atas kaki kuda-kuda dipasangi tiang dan ujung bawah tiang menggantung tengah-tengah batang tarik AB yang disebut tiang gantung. Semakin besar beban yang bekerja dan bentangan yang semakin panjang, sehingga kaki kuda-kuda yang miring mengalami pelenturan. Dengan adanya pelenturan pada kaki kuda-kuda maka bidang atap akan kelihatan cekung kedalam, ini tidak boleh terjadi. Untuk mencegah pelenturan pada kaki kuda-kuda perlu dipasangi batang sokong/skoor dimana ujung bawah skoor memancang pada bagian bawah tiang gantung ujung atas skoor menopang bagian tengah kuda-kuda. Dengan demikian pelenturan dapat dicegah. Pada bangunan-bangunan yang berukuran besar, kemungkinan konstruksi kuda-kuda melentur pada bidangnya karena kurang begitu kaku. Untuk itu perlu diperkuat dengan dua batang kayu horisontal yang diletakkan kira-kira ditengah-tengah tinggi tiang gantung. Untuk detail lengkap dari kuda kuda kayu bisa dilihat disini.  Konstruksi kuda kuda kayu untuk rumah tinggal sederhana Sumber : Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ( A. G Tamrin )  Atap Atap adalah bagian dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada di bawahnya terhadap pengaruh panas, debu, hujan, angin atau untuk keperluan perlindungan. Bentuk atap berpengaruh terhadap keindahan suatu bangunan dan pemilihan tipe atap hendaknya disesuaikan dengan iklim setempat, tampak yang dikehendaki oleh arsitek, biaya yang tersedia, dan material yang mudah didapat. Baca Juga : 11 Tips Ampuh Membuat Ruang Kerja yang Nyaman Konstruksi rangka atap yang digunakan adalah rangka atap kuda-kuda. Rangka atap atau kuda–kuda adalah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk mendukung beban atap termasuk juga berat sendiri dan sekaligus memberikan bentuk pada atap.  Pada dasarnya konstruksia kuda–kuda terdiri dari rangkaian batang yang membentuk segitiga. Dengan mempertimbangkan berat atap serta bahan penutup atap, maka konstruksi kuda–kuda akan berbeda satu sama lain. Setiap susunan rangka batang haruslah merupakan satu kesatuan bentuk yang kokoh yang nantinya mampu memikul beban yang bekerja padanya tanpa mengalami perubahan. Baca Juga : Tips Desain Rumah Tahan Banjir sumber : http://myarchitektur.blogspot.co.id/

Pengertian Kuda-Kuda dan Struktur Atap Pada Konstruksi Bangunan Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Fungsi Keramik sebagai Finishing Ruangan

Fungsi keramik menjadi semakin jelas ketika kita membicarakan finishing ruang. Dalam proses kerja konstruksi bangunan tahap finishing berhubungan dengan berbagai aktifitas memberi sentuhan akhir. Seperti pemasangan kaca, dan berbagai elemen dekoratif. Sebagai Penutup lantai : Tampaknya fungsi keramik yang paling popular adalah sebagai penutup lantai. Berbagai jenis bentuk dan ukuran keramik untuk penutup lantai dapat anda temukan di pasaran. Jangan salah mengenali keramik yang digunakan untuk menutup lantai dengan yang digunakan untuk penutup dinding. Perbedaanya adalah bagian permukaannya. Keramik yang untuk penutup lantai memiliki permukaan yang sedikit agak kasar dibanding yang untuk pentup dinding. Baca Juga : Aplikasi Semen Nat Keramik pada dinding dan lantai Sebagai penutup dinding : Bosan dengan tampilan cat? Ada alternatif baru dan menarik yang bisa anda coba. Gunakan keramik sebagai pengganti wallpaper dan cat dinding untuk menutupi dinding bangunan anda.Keuntungan menggunakan keramik sebagai penutup dinding adalah kesan clean yang jelas terlihat dari tampilannya. Selain itu jika ingin menggunakan motif tertentu pada dinding anda bisa memilih keramik dengan warna atau motif tertentu. Anda tidak perlu mengecatnya lagi sehingga hemat biaya. Jika dibanding pengaplikasian cat dan pemasangan wallpaper penggunaan keramik memang memakan biaya yang lebih besar. Namun rumah anda akan tampak sangat segar dan lebih unik. Ada beberapa tehnik menggunakan keramik sebagai penutup lantai:* Gunakan keramik sebagai border atau pembatas antara bagian atas dan bagian bawah permukaan dinding.*  Keramik dipakai seluruhnya sebagai finishing pada dinding. Baca Juga : Motif Lantai Granit Rumah Modern Sebagai Pelapis meja di dapur :  Keramik juga bisa digunakan sebagai pelapis meja dapur. Selain tahan terhadap potongan, irisan juga karena keramik sifatnya mudah dibersihkan dan tidak mudah menyerap bau.Alternatif penggunaan keramik sebagai pelapis meja dapur :* Hanya digunakan di permukaan atas meja* Digunakan pada sebagian permukaan atas bidang meja* Digunakan pada permukaan atas dan sisi sampingnya sumber : http://desainrumaharsitek77.com/

Fungsi Keramik sebagai Finishing Ruangan Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Fungsi dan Jenis – Jenis Semen untuk Bangunan

Pada kesempatan kali ini admin akan membagikanJenis-jenis Semen dan Fungsinya. Semen memiliki beberapa jenis dan setiap jenis mempunyai fungsinya masing-masing, berikut adalah beberapa jenis semen dan fungsinya.  1. Semen Portland Type I  Fungsi semen portland type I digunakan untuk keperluan konstruksi umum yang tidak memakai persyaratan khusus terhadap panas hidrasi dan kekuatan tekan awal. Cocok dipakai pada tanah dan air yang mengandung sulfat 0, 0% – 0, 10 % dan dapat digunakan untuk bangunan rumah pemukiman, gedung-gedung bertingkat, perkerasan jalan, struktur rel, dan lain-lain. Baca Juga : Aplikasi Semen dan Nat pada Lantai dan Dinding 2. Semen PortLand type II Fungsi semen portland type II digunakan untuk konstruksi bangunan dari beton massa yang memerlukan ketahanan sulfat ( Pada lokasi tanah dan air yang mengandung sulfat antara 0, 10 – 0, 20 % ) dan panas hidrasi sedang, misalnya bangunan dipinggir laut, bangunan dibekas tanah rawa, saluran irigasi, beton massa untuk dam-dam dan landasan jembatan. 3. Semen Portland type III Fungsi semen portland type III digunakan untuk konstruksi bangunan yang memerlukan kekuatan tekan awal tinggi pada fase permulaan setelah pengikatan terjadi, misalnya untuk pembuatan jalan beton, bangunan-bangunan tingkat tinggi, bangunan-bangunan dalam air yang tidak memerlukan ketahanan terhadap serangan sulfat. 4. Semen Portland type IV Fungsi Semen Portland type IV digunakan untuk keperluan konstruksi yang memerlukan jumlah dan kenaikan panas harus diminimalkan. Oleh karena itu semen jenis ini akan memperoleh tingkat kuat beton dengan lebih lambat ketimbang Portland tipe I. Tipe semen seperti ini digunakan untuk struktur beton masif seperti dam gravitasi besar yang mana kenaikan temperatur akibat panas yang dihasilkan selama proses curing merupakan faktor kritis. Baca Juga : Bitumen VS Genteng Tanah Liat 5. Semen Portland type V Fungsi semen portland type V dipakai untuk konstruksi bangunan-bangunan pada tanah/ air yang mengandung sulfat melebihi 0, 20 % dan sangat cocok untuk instalasi pengolahan limbah pabrik, konstruksi dalam air, jembatan, terowongan, pelabuhan, dan pembangkit tenaga nuklir. 6. Super Masonry Cement Semen ini dapat digunakan untuk konstruksi perumahan gedung, jalan dan irigasi yang struktur betonnya maksimal K 225. Dapat juga digunakan untuk bahan baku pembuatan genteng beton, hollow brick, Paving Block, tegel dan bahan bangunan lainnya. 7. Oil Well Cement, Class G-HSR (High Sulfate Resistance) Merupakan semen Khusus yang digunakan untuk pembuatan sumur minyak bumi dan gas alam dengan konstruksi sumur minyak bawah permukaan laut dan bumi, OWC yang telah diproduksi adalah class G, HSR ( High Sulfat Resistance) disebut juga sebagai ” BASIC OWC” . adaptif dapat ditambahkan untuk pemakaian pada berbagai kedalaman dan temperatur. 8. Portland Composite Cement (PCC) Semen memnuhi persyratan mutu portland COmposite Cement SNI 15-7064-2004. Dapat digunakan secara luas untuk konstruksi umum pada semua beton. Struktur bangunan bertingkat, struktur jembatan, struktur jalan beton, bahan bangunan, beton pra tekan dan pra cetak, pasangan bata, Plesteran dan acian, panel beton, paving block, hollow brick, batako, genteng, potongan ubin, lebih mudah dikerjakan, suhu beton lebih rendah sehingga tidak mudah retak, lebih tahan terhadap sulfat, lebih kedap air dan permukaan acian lebih halus. 9. Super ” Portland Pozzolan Cement” (PPC) Semen yang memenuhi persyaratan mutu semen Portland Pozzoland SNI 15-0302-2004 dan ASTM C 595 M-05 s. Dapat digunakan secara luas seperti :– konstruksi beton massa ( bendungan, dam dan irigasi)– Konstruksi Beton yang memerlukan ketahanan terhadap serangan sulfat ( Bangunan tepi pantai, tanah rawa) .– Bangunan / instalasi yang memerlukan kekedapan yang lebih tinggi.– Pekerjaan pasangan dan plesteran. Demikianlah informasi pengetahuan Jenis-jenis Semen dan Fungsinya yang dapat admin bagikan pada kesempatan kali ini, semoga bermenfaat. sumber : http://civilkitau.blogspot.co.id/

Fungsi dan Jenis – Jenis Semen untuk Bangunan Read More »

Kontraktor di Denpasar

Perbandingan Bata Merah, Batako, Dan Bata Merah

Pada artikel kali ini kita akan membahas mengenai perbandingan antara batako, bata merah dan bata ringan. Tentunya bagi anda yang sedang ingin membangun atau merenovasi rumah memilih bahan untuk membangunannya adalah hal yang sangat penting, jadi sebelum anda memutuskan untuk membangun rumah ada baiknya anda mengetahui tentang masing-masing kelebihan dan kekurangan dari batako, bata ringan ataupun bata merah. Perbedaan tersebut tentunya akan mempengaruhi biaya pembangunan serta aplikasi dilapangan. Berikut ini kami sampaikan mengenai keunggulan serta kelemahan dari batako, bata merah dan bata ringan. 1. BATA MERAH Bata merah merupakan salah satu jenis bahan dasar pembangunan rumah yang sudah sangat umum digunakan di Indonesia, dari zaman dulu hingga zaman modern seperti saat ini bata merah memang sudah menjadi salah satu bahan wajib didalam membangun rumah. Cukup bisa dimaklumi, bata merah masih lebih banyak digunakan dari pada bata ringan atau batako press, karena selain sudah teruji kekuatannya, mendapatkan jenis material ini pun tidak susah. Baca Juga : Analisa Memilih Batako atau Bata Merah Sebagai Penutup Dinding Rumah Bata merah yang dimaksud adalah bata yang dibuat dari tanah yang dicetak kemudian dibakar dengan suhu tinggi sehingga menjadi benar-benar kering, mengeras dan berwarna kemerah-merahan. Tanah yang digunakan pun bukanlah sembarang tanah, tapi tanah yang agak liat sehingga bisa menyatu saat proses pencetakan. Karena itulah, rumah yang dindingnya dibangun dari material bata merah akan terasa lebih nyaman dan adem.  Selain lebih kuat dan kokoh serta tahan lama, sehingga jarang sekali terjadi keretakan dinding yang dibangun dari material bata merah. Selain itu Material ini sangat tahan terhadap panas sehingga dapat menjadi perlindungan tersendiri bagi bangunan Anda dari bahaya api. Kelebihan Bata Merah : Tidak memerlukan keahlian khusus untuk memasang. Ukurannya yang kecil memudahkan untuk pengangkutan. Mudah untuk membentuk bidang kecil Murah harganya Mudah mendapatkannya Perekatnya tidak perlu yang khusus. Tahan Panas, sehingga dapat menjadi perlindungan terhadap api. Kekurangan Bata Merah : Sulit untuk membuat pasangan bata yang rapi Menyerap panas pada musim panas dan menyerap dingin pada musim dingin, sehingga suhu ruangan tidak dapat dikondisikan atau tidak stabil. Cenderung lebih boros dalam penggunaan material perekatnya. Kualitas yang kurang beragam dan juga ukuran yang jarang sama membuat waste-nya dapat lebih banyak. Karena sulit mendapatkan pasangan yang cukup rapi, maka dibutuhkan pelsteran yang cukup tebal untuk menghasilkan dinding yang cukup rata. Waktu pemasangan lebih lama dibandingkan bahan dinding lainnya. Berat, sehingga membebani struktur yang menopangnya. Bata merah menimbulkan beban yang cukup besar pada struktur bangunan.  2. BATAKO Selanjutnya setelah bata merah adalah Batako, material dinding dari batako ini umumnya dibuat dari campuran semen dan pasir kasar yang dicetak padat atau dipress. Selain itu ada juga yang membuatnya dari campuran batu tras, kapur dan air. Bahkan kini juga beredar batako dari campuran semen, pasir dan batubara. Dengan bahan pembuatan seperti yang telah disebutkan, batako memiliki kelemahan yaitu kekuatannya lebih rendah dari bata merah, sehingga cenderung terjadi keretakan dinding, terutama jika bagian kosong-nya tidak diisi dengan adukan spesi. Pemakaian material batako untuk dinding juga membuat bangunan lebih hangat bahkan cenderung pengap dan panas, tidak seperti bata merah yang terbuat dari material tanah. Batako cenderung lebih ringan daripada bata merah. Teksturnya pun terlihat lebih halus dari bata merah. Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai pada Sebuah Hunian Kelebihan Batako : Pembuatan mudah dan ukuran dapat dibuat sama. Ukurannya besar, sehingga waktu dan ongkos pemasangan juga lebih hemat. Khusus jenis yang berlubang, dapat berfungsi sebagai isolasi udara. Apabila pekerjaan rapi, tidak perlu diplester. Lebih mudah dipotong untuk sambungan tertentu yang membutuhkan potongan. Sebelum pemakaian tidak perlu direndam air. Kedap air sehingga sangat kecil kemungkinan terjadinya rembesan air. Pemasangan lebih cepat. Kekurangan Batako : Mudah terjadi retak rambut pada dinding. Mudah dilubangi dan mudah pecah karena terdapat lubang pada bagian sisi dalamnya. Kurang baik untuk insulasi panas dan suara. 3. BATA RINGAN ( HEBEL / CELCON ) Material dinding yang terakhir adalah Bata ringan atau sering disebut hebel atau celcon. Material bata ringan ini pembuatannya sudah sangat modern dimana material ini dibuat dengan menggunakan mesin pabrik. Bata ini cukup ringan, halus dan memilki tingkat kerataan yang baik. Bata ringan ini diciptakan agar dapat memperingan beban struktur dari sebuah bangunan konstruksi, mempercepat pelaksanaan, serta meminimalisasi sisa material yang terjadi pada saat proses pemasangan dinding berlangsung. Saat ini sudah sangat banyak distributor yang menjual bata ringan ini di pasaran.  Kelebihan Bata Ringan : Memiliki ukuran dan kualitas yang seragam sehingga dapat menghasilkan dinding yang rapi. Tidak memerlukan siar yang tebal sehingga menghemat penggunaan perekat. Lebih ringan dari pada bata biasa sehingga memperkecil beban struktur. Pengangkutannya lebih mudah dilakukan. Pelaksanaannya lebih cepat daripada pemakaian bata biasa. Tidak diperlukan plesteran yang tebal, umumnya ditentukan hanya 2,5 cm saja. Kedap air, sehingga kecil kemungkinan terjadinya rembesan air. Mempunyai kekedapan suara yang baik. Kuat tekan yang tinggi. Mempunyai ketahanan yang baik terhadap gempa bumi. Kekurangan Bata Ringan : Karena ukurannya yang besar, untuk ukuran tanggung, membuang sisa cukup banyak. Perekatnya khusus. Umumnya adalah semen instan, yang saat ini sudah tersedia di lapangan. Diperlukan keahlian khusus untuk memasangnya, karena jika tidak dampaknya sangat kelihatan. Jika terkena air, maka untuk menjadi benar-benar kering dibutuhkan waktu yang lebih lama dari bata biasa. Harga relatif lebih mahal daripada bata merah. Agak susah mendapatkannya, hanya toko material besar yang menjual bata ringan ini. Penjualannya pun dalam volume (m3) yang besar. Dari penjelasan diatas maka anda sudah dapat membandingkan kekurangan dan kelebihan diantara bata merah, batako, maupun bata ringan. Tentunya anda jadi bias menyesuaikan bahan material dinding apa yang akan anda gunakan untuk membangun dinding rumah impian anda disesuaikan dengan budget, keinginan, serta efektifitas dari bahan material yang akan anda gunakan. Demikianlah artikel kami kali ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda dan dapat menjadi referensi anda didalam menentukan material terbaik untuk rumah anda. Baca Juga : Dinding Bata Ekspose untuk Hunian Minim Budget sumber : http://modelrumahminimalis21.com/

Perbandingan Bata Merah, Batako, Dan Bata Merah Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Sekat Transparan untuk Rumah dengan Luas Terbatas

Bila rumah memiliki luas yang terbatas, membagi ruang menjadi pekerjaan yang sangat penting. Tidak menutup kemungkinan, satu ruang digunakan untuk dua fungsi yang berbeda. Untuk memisahkannya, kedua ruangan tersebut akan membutuhkan partisi atau sekat. Namun, membuat sekat permanen, seperti tembok dapat menambah masalah di rumah. Kenapa? Karena sekat itu justru akan membuat ruang terasa sempit, penuh, dan sesak. Baca Juga : Desain Taman Kecil untuk Rumah Minimalis Karena itu, carilah alternatif lain untuk mendesain sebuah sekat. Sekat sejatinya tidak harus dengan tembok, benda lain dapat bisa digunakan. Cara paling mudah dan sederhana ialah dengan menghadirkan tirai, tidak memakan banyak space dan kedua ruang pun terpisah. Bila ingin lebih berkreasi, letakkan rak buku, ambalan, atau lemari di batas kedua ruang. Rak tersebut dapat menjadi area display dan di saat bersamaan berperan sebagai penyekat. Keuntungan lain, benda-benda yang dipajang dapat menghias dan mempercantik ruangan. Baca Juga : 12 Inspirasi Ruang Jemur untuk Rumah Sempit Dengan begitu, fungsi sekat pun tidak hanya sebagai pemisah antarruang, tetapi juga untuk mempermanis tampilan ruang. Bila menempatkan rak dengan tujuan seperti itu, cukup letakkan barang secukupnya dan sebisa mungkin pilihlah benda dengan bentuk atau warna menarik yang dapat mendukung tampilan ruangan. Dengan kata lain, jadkan rak tersebut sebagai sekat transparan. Tentu saja, sekat tersebut tidak sepenuhnya menutupi keseluruhan pandangan pada suatu ruang. Namun, kehadirannya sudah cukup sebagai penanda bedanya dua ruang di rumah. Dengan cara seperti itu juga, ruangan dapat terasa lebih lega dan tidak sesak dengan banyaknya barang yang diletakkan sehingga masih bisa “bernapas”. sumber : http://majalahasri.com/

Sekat Transparan untuk Rumah dengan Luas Terbatas Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Hadirkan Nuansa Alam di Kamar Mandi

Archimedes menemukan gagasan terbaiknya saat berendam. Para pekerja kreatif pun kerap mendapatkan ide-ide cemerlang ketika berada di kamar mandi. Entah saat termenung duduk di kloset atau mengguyur tubuh dengan air. Ini hal yang bisa dijelaskan. Suasana kamar mandi kerap membuat tubuh jadi rileks. Apalagi jika tubuh terguyur air dari pancuran. Otak dialiri energi alfa. Saat rileks inilah, gagasan akan berlompatan keluar. Pertanyaannya, bagaimana menciptakan suasana kamar mandi yang nyaman dan membuat rileks? Banyak cara, salah satunya adalah dengan menghadirkan nuansa alam. Elemen alam seperti tanaman, matahari, bebatuan, atau air bisa Anda kombinasikan. Anda tak sekadar bisa menikmati elemen visual, tapi sekaligus pengalaman akustik selama mandi. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk hadirkan nuansa alam di kamar mandi. Desain Zen Zen adalah praktik spiritual Buddha yang menyoroti hubungan antara manusia dan alam. Desain interior Zen berupaya untuk menciptakan suasana rumah yang damai, menggugah, terlihat indah tanpa perlu dipermak secara berlebihan. Elemen Zen biasanya berkarakter alamiah, terbuka, terang, sederhana, tenang, lurus, murni, dan mengedepankan kualitas tinimbang kuantitas. Anda bisa menghadirkan elemen-elemen ini di kamar mandi. Air, udara, bebatuan, cahaya, tetumbuhan, dan kekayuan adalah beberapa di antaranya. Gunakan Kaca Jika sekeliling rumah Anda memiliki taman atau pemandangan alam yang indah, desainlah kamar mandi yang menghadap langsung ke luar. Lantas, Anda pasang kaca lebar sebagai pengganti salah satu dinding. Ini tidak hanya membuat kamar mandi Anda terasa lapang. Kamar mandi Anda pun akan berlimpah cahaya natural yang berasal dari luar. Jika dindingnya dibuka, udara segar akan mengalir masuk. Pasang Palet Jika tidak memungkinkan merombak kamar mandi, Anda bisa memasang palet dengan corak bebatuan, kekayuan, atau besi di dinding. Palet ini akan menghasilkan efek visual yang simpel dan alami. Letakkan Tanaman Anda juga menghadirkan nuansa alam di kamar mandi dengan meletakkan tanaman anggrek yang meliuk-liuk atau beberapa batang bambu muda pada kotak kaca dengan dasar bebatuan. Atau pada salah satu dinding, Anda bisa membikin taman vertikal. Tujuannya tak lain untuk menciptakan nuansa tenang dan hening di dalam kamar mandi. Tata Bebatuan Selain kaca, palet, dan tanaman, Anda bisa memaksimalkan fungsi bebatuan alam. Batu-batu alam ini Anda tata di lantai sekitar pancuran, di sekeliling bath tub, atau letakkan saja di bak cuci atau bawah keran. Elemen kecil ini akan menghidupkan kamar mandi Anda. sumber : http://rooang.com/

Hadirkan Nuansa Alam di Kamar Mandi Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Penyebab Bocor di Rumah Anda

Bocor pada atap sangat mengganggu. Selain menyebabkan plafon rusak, tetesan air juga dapat merusak barang yang ada di dalam rumah. Repotnya memindahkan barang jika ada furniture di bawah bocoran air, mewadahi tetesan air juga membersihkan lantai yang basah agar tidak ada yang terjatuh merupakan kerepotan akibat terjadinya bocor. Kebocoran sebaiknya diatasi dengan segera agar tidak merusak dan mengganggu penghuni rumah. Baca Juga : Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa Beberapa penyebab terjadinya bocor pada rumah antara lain : Bentuk atap yang terlalu landai Kemiringan atap yang landai akan menyebabkan air tidak dapat tercurah ke tanah dengan cepat. Terutama saat hujan lebat yang kapasitas airnya banyak. Akibatnya, air masih berada di atap dapat membanjiri ruang-ruang yang kosong dan menyebabkan kebocoran. Sudut kemiringan atap yang baik adalah sebesar 30-40 derajat agar air hujan dapat segera mengalir ke bawah. Pemasangan penutup atap yang kurang baik Agar tidak mudah bocor, penutup atap seperti genting harus dipasang dengan benar agar tidak menciptakan celah yang dapat menyebabkan kebocoran. Genteng harus dipasang dengan teknik yang tepat sehingga antara satu genting dengan yang lainnya saling mengunci dan tidak ada celah. Penutup atap juga sebaiknya terbuat dari bahan dengan kualitas yang baik agar hasilnya maksimal dan dilakukan oleh orang yang sudah berpengalaman. Bentuk dan ukuran talang yang tidak sesuai Talang merupakan saluran yang akan mengalirkan air dari atap ke bawah. Pastikan agar talang terpasang dengan baik juga jurai talang dan sambungan talang. Saat memilih talang, pilihlah talang dari bahan yang berkualitas agar talang tidak mudah rusak. Selain bentuk dan bahan talang, ukuran talang juga harus sesuai dengan kapasitas air yang akan dialirkan. Ukuran talang dengan kapasitas yang lebih kecil dari kebutuhannya akan menyebabkan tidak semua air dapat dengan cepat dialirkan sehingga dapat menyebabkan terjadinya kebocoran. Baca Juga : Pengertian Kuda-Kuda dan Struktur Atap pada Konstruksi Bangunan Adanya celah pada bubungan atap Bagian tertinggi dari atap ini biasa terbuat dari campuran semen dan pasir. Jika perbandingan antara semen dan pasir tidak berimbang dapat menyebabkan campuran tidak menyatu sehingga dapat menimbulkan retak yang memungkinkan air masuk. Perubahan cuaca dapat pula menyebabkan campuran semen dan pasir ini menjadi rapuh. Hal lain lagi, celah dapat timbul karena teknik pengerjaan yang tidak rapi pada sambungan bubungan atau karpusan. Sampah pada atap Menjaga kebersihan atap dari sampah membantu mengurangi resiko terjadinya bocor. Sampah yang biasanya berupa dedaunan dapat mengumpul di atap dan kemudian lama kelamaan dapat menumpuk pada lubang talang. Sampah ini akan menyumbat talang, sehingga saat hujan, talang tidak dapat menampung kapasitas air karena terhalang sampah. sumber : http://kumpulan.info/

Penyebab Bocor di Rumah Anda Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Pilihan Warna Kamar untuk Ciptakan Mood Terbaik

Mood yang selalu baik rupanya juga bisa ditentukan dari warna benda-benda di sekitar Anda, tak hanya itu warna kamar juga mempengaruhinya. Kamar menjadi area privasi sehingga perlu dibuat seakrab mungkin dengan penghuninya. Dalam sebuah riset dijelaskan bahwa warna dominan dalam sebuah kamar akan mempengaruhi mood seseorang. Kuning : bahagia Kuning adalah warna yang mampu menciptakan semangat. Kuning akan sangat bagus dipakai oleh orang yang tertutup dan pendiam.  Dominasi warna kuning di kamar bisa mengubah sifat tersebut menjadi pribadi yang hangat, ramah, selalu bahagia dan menjadikan ia terbuka pada orang lain. Baca Juga : Inspirasi Dekorasi Rumah Sederhana dan Elegan Oranye : Selalu positif Oranye sama dengan warna biru dan hijau yang membangkitkan aura positif disekitarnya. Oranye selalu membuat orang terlihat ceria dan jika diterapkan dalam hal komunikasi dan produktivitas mampu menciptakan energi positif dan optimis. Putih : Balance Keseimbangan selalu diinginkan setiap orang, maka dominasi putih di dalam rumah akan membantu orang menciptakan keseimbangan itu. Terutama jika sudah berumah tangga warna ini sangat cocok untuk pasangan suami istri yang berbeda karakter. Ungu: lebih kuat Bagi Anda yang gengsi memperoleh dukungan dari orang lain maka ciptakan keberanian dan kekuatan dengan warna ungu benda disekitar Anda. Ungu akan membantu akan merefleksikan diri, merenung untuk belajar dari pengalaman dan kegagalan sehingga Anda memiliki kekuatan dan keberanian untuk mencoba lagi. Merah: ambisius dan semangat Apakah Anda pribadi yang ambisius atau malah kurang bersemangat? Dominasi merah di ruangan Anda akan membantu mengubah mood kurang bersemangat menjadi sebaliknya akan menjaga keambisiuan Anda mengejar sesuatu. Aplikasikan pada wallpaper dinding atau sprei tempat tidur di kamar Anda. Hijau : percaya diri Warna hijau yang cerah akan menjaga semangat Anda sepanjang hari. Warna ini juga bisa membuat percaya diri selalu tumbuh dan membuat pikiran selalu positif terhindari dari stress. Biru : tenang Ketenangan dalam kamar akan membuat Anda selalu konsentrasi ketika sedang belajar. Jika Anda memiliki karakter temperament tinggi dan suka marah, maka warna biru akan cocok menjaga perasaan tenang Anda. Biru membuat Anda selalu bersikap kalem, rileks dan mengurangi stress. Baca Juga : Model Teras Rumah Minimalis dengan Konsep Natural Nah, jika sudah tahu warna-warna dan pengaruhnya secara psikologis, cobalah untuk memodifikasi dan memadukan warna-warna tersebut dalam kamar Anda. sumber : carapedia.com

Pilihan Warna Kamar untuk Ciptakan Mood Terbaik Read More »