admin

Kontraktor Terbaik di Bali

Tips Penanganan Dinding Rumah yang Rusak

Oke kali ini kami menggarap tema/katagori baru yaitu membahas studi kasus masalah bangunan yang langsung kami tangani. Kami akan update tindakan penanganan per segmen yaitu persiapan, pertengahan, akhir dan setelah masa retensi yakni 3 atau 6 bulan atau 1 tahun tergantung proyeknya.  Oke yang pertama ini ada kasus tembok rumahnya melepuh, catnya mengelupas, posisinya di dinding lantai dua di bagian Void sehingga posisinya tinggi. Berikut beberapa foto awal yang bisa saya unggah. Baca Juga : Kenapa Keramik Lantai Meledak atau Popping? Nah itu foto kondisi temboknya, sementara kami tulis sampai sini aja dulu. Selanjutnya akan kami sharing tekniknnya di artikel selanjutnya setelah pekerjaan selesai dilakukan. Ditunggu yaa…..

Tips Penanganan Dinding Rumah yang Rusak Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Teori Memadukan Warna Cat untuk Istana Anda

Kali ini kami akan memaparkan teori bagaimana memilih atau memadukan warna untuk diterapkan di rumah kesayangan Anda. Teori ini selain untuk memilih warna cat juga bisa diaplikasikan dalam memilih warna wallpaper yang dipercantik dengan motif-motifnya. Menerapkan satu warna saja itu boleh saja tapi pasti akan kelihatan membosankan heheh. Nah disini kami coba membahas teori yang kami dapatkan bagaimana memadukan warna-warna cat agar serasi dan selaras. Kuncinya ada pada lingkaran warna ini Cara menentukan perpaduan warna itu sebagai berikut : 1.Warna yang bersebelahan Yang pertama adalah menentukan warna cat rumah minimalis berdasarkan warna yang bersebelahan seperti gambar lingkaran warna diatas. Cara ini adalah yang paling sering dipakai oleh rumah minimalis, karena rumah akan memiliki warna cat yang harmonis dan tidak menimbulkan efek yang mencolok pada rumah tersebut. Coba kita contohkan pada gambar di bawah ini: Untuk gambar yang pertama, kami melihat keharmonisan, kelembutan dan keselarasan antara warna hijau daun dengan hijau muda yang letaknya bersebelahan pada lingkaran warna di atas. Begitu pula kombinasi antara kuning dan orange. Baca Juga : 17 Trik Simple Menghasilkan Cat Unik untuk Dinding Rumah Kamu! 2. Bersebelahan selisih dua warna atau membentuk sudut 90 Nah cara ini dilakukan dengan menentukan warna pokok dari lingkaran warna diatas lalu memilih warna diwarna ke 3 setelahnya atau berselisih 2 balok warna nah kalo dibuatin garis maka akan membentuk sudut 90 derajat. Mari kita contohkan sajalah: Kalo saya suka sama warna Hijau dan balok warna ke 3 nya yaitu warna oranye atau biru. Nah perpaduan warna tersebut kita terapkan tidak hanya pada dinding tapi termasuk pada furniture seperti gambar diatas. Terlihat sangat serasi walaupun pergeseran warnanya lebih kontras tapi perpaduannya memberikan kesan tersendiri. Baca Juga : Warna Kamar untuk Ciptakan Mood Terbaik  Demikianlah hasil resume dari pembelajaran kami dalam memilih warna cat untuk dinding rumah Anda. Semoga bermanfaat dan silahkan diberikan masukan.

Teori Memadukan Warna Cat untuk Istana Anda Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Tips Hemat untuk Melakukan Renovasi Rumah

Bagi anda yang ingin merenovasi rumah sebaiknya memikirkan hal ini dengan matang agar resiko dapat seminimal mungkin dapat dikurangi, juga bisa menyesuaikan dengan ide-ide anda beserta budget yang anda miliki.Sedangkan untuk mengetahui biaya renovasi rumah tidak mudah, karena berbagai macam elemen banyak dibutuhkan dan konsep seseorang berbeda dalam memperkirakan biaya tersebut. Pada artikel ini saya akan membagi tips dalam menghemat biaya renovasi rumah, sebagai berikut : 1.Persiapan Dana Dalam mempersiapkan dana, anda lebih baik menyiapkan dana yang lebih dari pada menyiapkan dana pas dengan perhitungan anda sebelumnya. Karena disini bisa saja ada biaya tak terduga yang diperlukan. Jika dana anda kurang, otomatis akan menghambat pekerjaan renovasi karena kurangnya bahan yang diperlukan. Tapi beda lagi kalau anda sebelumnya sudah mengkonsultasikannya dengan ahli dan sudah dibuatkan Rab yaitu total dari semua biaya renovasi sesuai yang anda inginkan. Baca Juga : Desain Dapur Terbuka untuk Rumah Minimalis 2.Model Renovasi Renovasi bisa dibagi menjadi dua jenis yaitu renovasi total dan renovasi sebagian. Dikatakan sebagian seperti pengecatan, perubahan letak ruang, interior rumah. Sedangkan renovasi total itu bisa dicontohkan seperti merombak secara total rumah anda misalnya anda ingin lebih luas. Maka biaya yang dikeluarkan bisa lebih besar dari pembangunan awalnya karena adanya pembongkaran terlebih dahulu. Ada baiknya anda mempertimbangkan dulu sebelum anda merombak secara total agar biaya yang dikeluarkan tidak terlalu besar. 3.Menentukan bahan bangunan Jika budget anda sangat terbatas, maka anda bisa menggunakan bahan bangunan yang kualitasnya sedang. Tapi ada yang perlu anda perhatikan yaitu menggunakan bahan-bahan yang benra-benar berkuallitas misalnya pada penggunaan pondasi rumah, struktur, rangka atap dan pipa air. Jika pada bahan pembuatan itu berkualitas jelek maka suatu hari terjadi kebocoran terpaksa akan melakukan pembongkaran dan pastinya perlu dana lagi. Kemudian untuk cat eksterior rumah sebaiknya anda menggunakan yang berkualitas karena diluar akan rentan dengan cahaya matahari dan hujan serta lembabnya udara. 4.Pembayaran Pekerjaan Renovasi Sistem pembayaran renovasi biasanya terbagi menjadi dua macam seperti borongan dan harian. Sebaiknya bagi anda yang sudah memiliki konsep renovasi yang jelas alangkah baiknya anda memilih pembayaran dengan sistem borongan karena dengan pekerjaan borongan akan lebih menghemat biaya yang dikeluarkan. Biaya merenovasi rumah akan berbeda setiap daerah, jika lokasi anda di perkotaan biasanya biaya yang diperlukan juga semakin mahal. Jadi persiapkan dana yang lebih supaya renovasi yang anda lakukan sesuai dengan yang anda inginkan. Demikian yang bisa saya bagikan. Jika anda masih mengalamai kesulitan ada baiknya anda meminta bantuan pada ahli kontraktor renovasi rumah agar renovasi rumah anda sesuai dengan budget dan keinginan anda. Semoga bermanfaat. Baca Juga : Model Teras Rumah Minimalis dengan Konsep Natural

Tips Hemat untuk Melakukan Renovasi Rumah Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Tips Mempercantik Dinding dengan Keramik

Pada halaman ini kami membahas tips untuk memilih keramik dinding yang akan mempercantik dinding rumah anda. Dewasa ini keramik tampil tidak hanya sebatas pada lantai. Perkembangan teknologi membuat keramik mampu diaplikasikan sebagai pelapis dinding dengan berbagai kelebihannya, seperti kokoh, pilihan corak beragam, hingga aplikasinya mudah. Di pasaran saat ini, aneka keramik untuk pelapis dinding banyak ditawarkan dengan harga cukup menggiurkan. Tetapi, tunggu dulu jangan sampai keinginan anda lebih menguasai karena tertarik harga murah atau sekedar motif lucu. Baca Juga : Aplikasi Semen Nat pada Keramik Dinding Lantai Untuk mendapatkan hasil terbaik, sebaiknya sesuaikan berdasarkan kebutuhan Anda serta perhatikan beberapa tips untuk memilih keramik berikut ini: 1.Pilih sesuai desain Sebelum memulai membeli, terlebih dahulu anda harus mengingat apa konsep desain hunian Anda. Untuk mendapatkan hasil terbaik, Anda bisa berkomunikasi dengan arsitek atau desainer interior yang dapat dipercaya. Konsep desain bisa diawali dengan menyesuaikan corak keramik dan tema interior rumah, kemudian dilengkapi dengan pilihan aksesoris keramiknya. 2.Pilih sesuai luas ruang Pengukuran ruangan sebelum di aplikasikannya keramik sangatlah mempengaruhi. Apabila ruangan cenderung sempit dan terbatas, pilih keramik berukuran besar, misalnya 30 cm x 60 cm, 20 cm x 60 cm, atau 25 cm x 45 cm. Pemilihan keramik yang besar akan menghasilkan kesan luas, apalagi pola pemasangannya mendatar. Jika ruangan sangat luas, pilihlah kombinasi keramik dengan ukuran berbeda. Komposisi ukuran dan motif yang menarik tersebut akan membuat ruangan tidak membosankan. 3.Pilih sesuai tempat Pertimbangan selanjutnya adalah Anda perlu memperhatikan penempatan keramik untuk dinding ini. Anda perlu tahu, bahwa keramik dinding memiliki spesifikasi berbeda tergantung pada peruntukannya, misal area indoor atau outdoor, area basah atau kering. Maka dari itu harus disesuaikan dengan spesifikasinya masing-masing. 4.Pilih sesuai anggaran Hal tak kalah pentingnya adalah pertimbangan anggaran, yaitu Anda harus menyesuaikan pilihan keramik dengan besarnya jumlah dana. Selain ragam motif, warna, dan ukuran, keramik memiliki spesifikasi pula untuk harga dan kualitas. Anda bisa menyurvei harga keramik, mulai keramik KW 1 yang harganya sesuai produk showroom, atau KW 2 dan KW 3 dengan harga di bawah kualitas KW 1. Karena pemilihan bahan konstruksi untuk pembangunan rumah juga harus sesuai dengan anggaran yang di miliki owner nya. Baca Juga : Cara Mengatasi Lantai yang Meledak atau Mengembung atau Popping Demikian sedikit tips kami untuk memperindah dinding rumah anda, semoga bermanfaat.

Tips Mempercantik Dinding dengan Keramik Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Tips Membuat Ruang Kerja Nyaman di Rumah

Pembahasan kita kali ini mengenai ruang kerja di dalam rumah. Bekerja tanpa harus mengalami penatnya jalanan dan pergi pagi pulang malan adalah impian dari para pekerja. Semua ini bisa direalisasikan dengan membuat tempat bekerja di rumah. Hal pertama untuk mendukung anda bekerja maksimal dirumah adalah dengan membuat desain ruang kerja secara tepat. Beberapaa hal yang harus diperhatikan saat membuat ruangan kerja sebagai berikut : 1. Letak Ruang Kerja Mungkin anda biasa mengerjakan pekerjaan di tempat tidur, ruangan keluarga atau bahkan ruangan makan. Bekerja pada ruangan tersebut akan menyulitkan anda dalam berkonsentrasi yang mengakibatkan pekerjaan tidak selesai sempurna. Maka, sebaiknya dibuatkan ruangan khusus untuk bekerja. Baca Juga : Teras Rumah Minimalis dengan Material Kayu 2. Peralatan Kerja Peralatan kerja yang wajib ada adalah meja dan kursi. Namun, diperlukan beberapa benda penunjang kerja seperti komputer, telepon, buku-buku, rak buku, tempat penyimpanan filing dan dekorasi ruangan agar terlihat cantik dan nyaman dipandang. Ukuran peralatan kerja harus disesuaikan dengan ukuran ruangan. Jika ruangan relatif kecil, sesuaikan dengan ukuran meja dan kursi yang akan dipakai.  Untuk memaksimalkan fungsi peralatan ruang kerja, maka dapat menggunakan furniture yang di desain sendiri daripada membeli furniture yang sudah jadi. Atau dengan cara lainya anda dapat menggunakan furniture multi fungsi seperti menggunakan kursi tunggu yang dapat digunakan sebagai penyimpanan. Selain menyesuaikan dengan ukuran, pemilihan peralatan harus sesuai dengan keselamatan dan kenyamanan si pengguna. Baca Juga : 12 Inspirasi Ruang Jemur untuk Rumah Minimalis 3. Sirkulasi Ruangan kerja harus memilliki sirkulasi udara yang baik. Akan lebih baik bila ruangan anda memiliki ventilasi yang baik. Bila diperlukan dapat di pasang AC dan harus dipastikan kapasitas AC sesuai dengan ukuran ruangan. Sirkulasi udara sangat penting karena mempengaruhi kenyamanan anda saat bekerja. 4. Peletakan Peralatan Kerja Posisi yang pas untuk meletakkan peralatan kerja sangat berpengaruh dalam menciptakan kenyamanan bekerja dan sirkulasi orang. Peletakan peralatan kerja harus direncanakan sebaik mungkin agar tidak mengganggu aktivitas atau sirkulasi orang. Dari segi kenyamanan juga wajib diperhatikan. Seperti dengan meletakkan komputer tidak membelakangin jendela karena akan menmbuat silau saat anda melihat layar komputer. Dengan mendesain ruangan kerja secara tepat, bekerja di rumah akan terasa nyaman tanpa harus mengganggu anggota keluarga lain dan tanpa mengurangi konsentrasi kita untuk bekerja. Bahkan yang paling penting, hasil pekerjaan akan lebih baik karena anda dapat mengerjakannya denga rasa nyaman. Demikian sedikit pemaparan cara untuk menemukan kenyamanan dalam rumah saat mengerjakan pekerjaan kantor. Semoga bermanfaat… Baca Juga : Pagar Rumah Minimalis Batu Alam yang Elegan dan Artistik

Tips Membuat Ruang Kerja Nyaman di Rumah Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Keuntungan Memakai Jasa Kontraktor

Berikut kami akan memaparkan apa saja keuntungan yang bisa didapatkan kalau dalam membangun rumah Anda memakai jasa kontraktor. Menggunakan jasa kontraktor dalam mewujudkan rumah Anda akan sangat menguntungkan dan resiko kerugian bisa diminimalkan. Biaya tambahan yang dikeluarkan hanyalah imbal balik untuk jasa si kontraktor yang menggantikan Anda selama membangun. Nah berikut kami berikan beberapa keuntungan yang didapat jika anda memakai jasa kontraktor : 1. Dengan adanya kontraktor dapat diketahui berapa anggaran biaya yang akan dikeluarkan. Jika Anda memutuskan mengurus sendiri maka Anda akan susah dalam menentukan jumlah biaya yang akan diperkirakan habis. 2. Bisa mendiskusikan desain dan denah yang sesuai dengan kebutuhan dan anggaran dana yang disiapkan. Hal ini akan memudahkan Anda dalam membangun rumah sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda. 3. Pengawasan atas pekerjaan tersistem dan disiplin. Anda tidak akan direpotkan dengan pusing dalam mengatur tukang dan bahan. 4. Tidak perlu susah payah mencari bahan material. Biasanya hal ini yang dikeluhkan oleh owner setelah memutuskan mengurus sendiri. Tukang butuh bahan ini harus ada, itu harus ada dan sebagainya. 5. Tidak perlu susah payah mencari dan mengawasi tukang bangunan. 6. Tidak perlu memikirkan keamanan material karena risiko ditanggung kontraktor. 7. Tidak perlu memikirkan soal teknis kontruksi dan tahapan pengerjaan. 8. Jika hasil pekerjaan kurang baik bisa komplain tanpa ada biaya tambahan. Nah sekarang bandingkan jika Anda mengurus sendiri, betapa ribetnya jika Anda juga ada pekerjaan lain yang harus diurus. Tapi tenang, kami akan memberikan beberapa tips jika Anda memutuskan untuk mengurus sendiri bangunan Anda, tapi tunggu artikel selanjutnya ya, semoga bermanfaat. Baca Juga : Analisa Memilih Batako atau Bata Merah sebagai Penutup Dinding Rumah

Keuntungan Memakai Jasa Kontraktor Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membuat Pagar Rumah

Kali ini mari kita membahas tentang pagar rumah. Pagar rumah memiliki fungsi vital sebagai pengamanan bangunan rumah didalamnya. Walaupun fungsinya sebagai pengamanan, desain pagar tidak harus kaku tapi bisa disesuaikan agar sedap dipandang mata. Membuat desain pagar juga tidak sembarangan, Anda harus menyesuaikan dengan design rumah Anda. Kalau zaman dulu pagar rumah berfungsi sebagai perlindungan dari binatang buas atau orang jahat, seiring berkembangnya waktu kini pagar rumah juga dimaksudkan untuk menambah estetika dan keindahan rumah. Nah sebelum Anda membuat pagar, sebaiknya pertimbangkan dulu beberapa hal berikut ini: 1. Material Pagar Rumah Pemilihan material rumah merupakan salah satu element penting. Materialnya bisa berupa kayu, beton, logam, batu, ataupun tanaman. Untuk menentukan jenis bahan yang digunakan, perhatikan model rumah Anda dan buat agar serasi. Sebagai contoh ANTHARA Renovasi pernah mengambil kerjaan renovasi pagar seperti gambar. Melihat bentuk rumah didalamnya, kami memutuskan memakai material batu, kombinasi dari batu serai karangasem, susun sirih singaraja, camprot dan batu candi alur. Baca Juga : Desain Pagar Kayu Minimalis 2. Desain Pagar Rumah Desain pagar rumah juga harus direncanakan sebelumnya, dan sebaiknya tidak menenggelamkan wajah rumah secara utuh. Intinya, selalu utamakan keserasian dan keharmonisan. Pagar berdesain garis lurus cocok untuk rumah bergaya minimalis. Sedangkan untuk rumah bergaya klasik, pilih desain yang berlekuk dan memberi kesan mewah pada rumah. Nah disini kami membuat desain lurus dan ada permainan pilar-pilar. 3. Tinggi Rendah Pagar Rumah Pertimbangan lingkungan di mana Anda tinggal. Jika salah satu tujuan Anda menggunakan pagar untuk keamanan, tinggi rendah pagar mesti diperhitungkan. Lingkungan yang aman, tinggi pagar rumah bisa secukupnya saja. Sedangkan jika Anda tinggal di lingkungan yang kurang aman, pagar rumah yang tinggi menjadi pilihan tepat bagi Anda. pada proyek kami ini tinggi pagar kami ubah dari 174 cm menjadi 194 cm. 4. Warna Pagar Rumah Untuk warna pagar rumah, pilihlah cat pagar yang sesuai dengan warna rumah. Selain juga image yang ingin Anda tampilkan. Dan akan lebih baik lagi, jika warna pagar rumah sesuai atau senada dengan warna tembok depan dan keseluruhan wajah rumah. Dalam kasus kami, karena mengkombinasikan batu maka kami menggunakan warna hanya pada bagian camprot nya yakni memakai warna abu-abu. Baca Juga : Penjelasan Dinding Rooster Bali Nah segitu aja dulu tips dari kami, semoga bermanfaat dan tunggu tips dan info menarik seputar bangunan selanjutnya.

Pertimbangkan Hal Ini Sebelum Membuat Pagar Rumah Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Siap Huni

Berikut kami akan membahas tentang kiat-kiat yang perlu diperhatikan jika Anda membeli sebuah rumah yang sudah siap dihuni. Biasanya kita mencari informasi rumah yang dijual dengan media online (kalo saya seneng memakai OLX) dan dari koran harian, kemudian nanya-nanya dari temen broker. Nah disaat anda membaca brosur ataupun iklan koran, anda disuguhkan dengan yang baik-baik saja, mungkin tidak ada yang mengutarakan kekurangannya. Karena itulah, sangat penting bagi Anda untuk mempelajari bagaimana menilai sebuah rumah, apakah layak dengan harga yang ditawarkan atau tidak. Baca Juga : Tips Desain Membangun Rumah Anti Banjir Adapun hal-hal yang perlu diperhatikan menurut kami adalah:  1. Sebaiknya belilah rumah saat musim hujan, kenapa? karena saat musim hujan datang semua masalah rumah sebagian akan muncul, mulai dari bocornya genteng, bocornya dak beton, trus rembesan air tanah yang membuat tembok mengelupas dan lain sebagainya.2. Tanyakan apapun yang mengganjal di hati Anda agar tidak ada penyesalan dibelakang hari.3. Perhatikan saluran safetytank nya pastikan penyedotannya gampang.4. Perhatikan colokan listrik dan sebagainya dan pastikan berfungsi karena kalau ada yang salah selanjutnya akan membutuhkan biaya perbaikan lagi.5. Perhatikan siku dari sudut bangunan.6. Cermati kualitas strukturnya. Jangan sampai Anda membeli sesuatu yang jelek yang dibungkus rapi. 7. Perhatikan bagus-tidaknya pasangan keramik, kerataan dinding, plafond dan sebagainya.8. Tanyakan kelengkapan surat-surat tanah dan IMB bangunannya. Perhatikanlah semua hal tersebut dan jadikan patokan dalam menyepakati harga rumah yang akan Anda beli. Demikian sedikit penjelasan dari kami, semoga bermanfaat. Kalau ada Tambahan silahkan berbagi, saya akan update lagi artikelnya.

Perhatikan Hal Ini Sebelum Membeli Rumah Siap Huni Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Percantik Rumah dengan Atap Elegant

Kali ini kami akan membahas tentang pemilihan atap yang cocok untuk rumah anda. Genteng merupakan salah satu komponen penting untuk membangun rumah. Sebab tujuan didirikannya rumah adalah tempat untuk berlindung dari cuaca panas, dingin, maupun binatang buas, jika dibangun sebuah rumah tanpa genteng atau atap, bangunan itu belum bisa disebut rumah. Atap merupakan bagian dari mahkota hunian anda. Maka dari itu, pemilihan atap sangat mempengaruhi penampilan rumah anda. Mari kita simak beberapa jenis atap yang akan memperindah rumah anda. Baca Juga : Pengertian Kuda-Kuda dan Struktur Atap Pada Konstruksi Bangunan 1. Atap Genteng  Atap genteng merupakan atap yang paling banyak dijumpai terutama pada perumahan lama. Saat ini atap genteng bisa dibuat dari berbagai macam bahan seperti tanah liat, beton, metal atau seng, serat fiber semen atau asbes, kaca. Kelebihan        :  Awet, bentuk dan warnanya bervariasi, perwatan lebih mudah Kekurangan    : Harganya mahal dan beberapa jenis yang memiliki bobot yang berat sehingga membutuhkan penyangga yang kuat. Genteng dari tanah liat, genteng katagori ini terbuat dari tanah liat yang cetak. Kemudian dipanaskan menggunakan bara api degan suhu tertentu. Daya tahan genteng jenis ini sangat kuat. Tuk pemasangan, diperlukan teknik pemasangan kunci / kaitan genteng pada rangka penopang. Selain tampilan alami berwarna oranye kecoklatan hingga merah terakota, Anda juga bisa mewarnai genteng tanah liat. Kini, telah tersedia berbagai macam pilihan warna-warni yang menarik. Baca Juga : Cara Cerdas Memilih Atap Rumah 2. Atap Ijuk  Atap ijuk merupakan jenis atap yang dibuat dari bahan tanaman aren yang tumbuh diantara pelepahnya. Kelebihan         : Dapat memberikan kesan alami dan kesejukan Kekurangan     : Sulit dalam penggantian dan rawan bocor saat hujan. Ijuk merupakan serat alam yang istimewa, berupa serabut berwarna hitam dan liat, yang terdapat pada bagian pangkal dan pelepah daun Pohon Aren. Ijuk memiliki sifat lentur dan tidak mudah rapuh.  3. Atap Rumbia  Atap rumbia merupakan jenis atap yang dibuat dari bahan daun yang ditata menjadi sebuah atap rumah. Kelebihan     : Atap rumbia dapat memberikan kesan alami dan tradisional, biaya murah, bobotnya ringan. Kekurangan    : Tidak dapat bertahan lama dan rawan bocor. Baca Juga : Cara Menghitung Luas Atap 4. Atap Sirap  Atap Sirap biasanya dibuat dari bahan kayu besi/kayu ulin tua yang tahan cuaca. Kelebihan     : Setiap lembar sirap memiliki warna, lebar, ketebalan dan potongan yang unik sehingga terlihat alami. Sirap juga membuat rumah terasa sejuk karena tidak menyerap panas dan memberikan sirkulasi udara yang bagus bagi atap. Kekurangan   : Bahan susah didaptkan, harganya mahal, pemasangannya susah, perawatan harus teratur dan telaten. 5. Atap Seng atau metal bergelombang  Atap Seng atau metal bergelombang merupakan atap yang dibuat dari bahan seng. Kelebihan        : Pemasanganya mudah dan tidak memerlukan rangka atap yang terlalu banyak Kekurangan        : Menimbulkan suara yang berisik disaat hujan turun, dan lebih Panas saat musim panas. 6. Genteng kaca  Genteng ini dipakai agar sinar matahari dapat masuk ke dalam ruangan secara langsung sehingga menghemat konsumsi listrik untuk penerangan. Material genteng ini terbuat dari kaca. Genteng ini mempunyai bentuk yang terbatas sehingga kompatibel/sesuai dengan beberapa jenis genteng tertentu saja. Demikian bisa kami jelaskan tentang bahan atap untuk mempercantik rumah Anda, semoga bermanfaat. Baca Juga : Inspirasi Roof Garden 

Percantik Rumah dengan Atap Elegant Read More »

Kontraktor di Denpasar

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok

Pada kesempatan ini kami akan berbagi info tentang bagaimana cara menghitung berapa banyak cat yang dipakai jika Anda ingin mengecat sendiri dinding atau plafond rumah Anda. Sebenarnya hitungannya sederhana saja dan kuncinya sudah ada pada kaleng cat tersebut. Tapi sebagai gambaran mari saya jelaskan. Misal Anda punya kamar ukuran 3 x 4 m dan tingginya 3 m. Maka luas dinding yang di cat adalah keliling x tinggi L = (2 x (3 + 4)) x 3) = 42 m2.Sekarang kita lihat daya sebar cat yang Anda beli, saya ambil contoh cat Merk Vinilex seperti gambar memiliki daya sebar 10-12 m2 per kg. Itu artinya 1 kg cat tersebut mampu menyebar seluas rata-rata 11 m2 tapi ini ingat cuma satu lapis sedangkan kalau cat tembok biar bagus itu perlu 3 (tiga) lapis. Jadi daya sebarnya kita bagi lagi yakni 11 : 3 = 3.67 m2 /kg finish. Nilai 3.67 m2 /kg kita sebut luasan per kg. Sekarang kita hitung kebutuhan catnya.Kebutuhan Cat = Luas Dinding : Luasan per kg = 42 m2 : 3.67 kg/m2 = 11.44 kg Jadi untuk mengecat dinding kamar Anda tersebut, Anda membutuhkan 11,44 Kg Cat. Bagaimana dengan belinya? Perlu dicatat bahwa ukuran kaleng cat itu ada 1 kg, ada 1 galon yang isinya 5 kg, ada 1 pail yang isinya 25 kg. Nah sekarang hematnya bagaimana? Kalau kebutuhannya 11.44 kg maka mending beli 3 galon cat. Karena kalo memakai hitungan 1 kg akan beli banyak dan lebih mahal. Kalau beli 2 galon dan 2 kg juga bisa tapi antisipasi kalau suatusaat perlu biar tidak beli lagi. Menurut hemat saya mending beli 3 galon hehehe. Cara menghitung luas dinding yang akan di cat di atas masih kasar, karena belum dikurangi dengan lubang pada dinding seperti : pintu, jendela, lubang angin dsb. Sekian dulu informasi ini semoga ini bisa bermanfaat.

Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok Read More »