October 2021

Kontraktor Terbaik di Bali

6 Cara Mengecat Rumah Sendiri Tanpa Tukang

Apakah anda merasa suasana rumah anda membosankan? Anda ingin merubahnya dengan  mengganti warna cat dinding? Apakah anda merasa sedikit ribet dengan adanya tukang cat? Apakah anda ingin sedikit berolah raga dan berekspresi dengan tata warna rumah? Tidak perlu memakai jasa tukang cat, Anda pun bisa melakukannya sendiri untuk lebih menghemat biaya. Jika perlu libatkan keluarga anda ketika libur ketika pengecatan rumah anda tersebut. Kami ingin berbagi beberapa tips dan cara mengecat rumah anda sendiri tanpa tukang. Meski kami adalah perusahaan kontraktor yang juga menyediakan kebutuhan cat-cat rumah anda untuk eksterior dan interior juga menyediakan jasa pengecatan, ini lah kami akan membagikan beberapa tips cara mengecat dinding rumah. Baca Juga : 17 Trik Menghasilkan Cat Unik pada Dinding Rumah Kamu Tentu kami berharap agar tips cara pengecatan ini bisa membantu anda dalam mengganti warna cat rumah anda sehingga menjadi lebih sesuai selera seni dan kenyamanan anda serta lebih bisa menghadirkan suasana yang baru yang lebih segar. 1. Bersihkan Dinding Pastikan permukaan dinding yang akan anda cat ulagn bersih dari debu. Bersihkan debu dan kotoran yang menempel pada area dinding. Kotoran pada dinding ini sangat wajib dihilangkan. Debu, kotoran dan noda minyak akan membuat hasil akhir cat tidak halus dan merata. Berishkan dengan air yang dicampur dengan deterjen berformula lembut dan spons selulosa. Gosok-gosokkan spons ke dinding hingga bersih, lalu bilas dengan air untuk menghilangkan residu sabun. 2. Lindungi Bagian yang Tak Ingin Dicat dengan Lakban Pembatas antara dinding dan lantai, jendela dan bingkai jendela biasanya harus ditutupi agar tidak terkena noda cat. Lindungi bagian rumah yang tak ingin dicat dengan lakban atau pita perekat saat pengecatan. Setelah selesai, segera cabut pita perekat sebelum cat dinding mengering agar cat tidak ikut tercabut. 3. Tutup Retakan pada Dinding Gunakan plamir (dempul tembok) untuk menutup celah atau retak pada dinding, lalu ratakan sampai halus menggunakan amplas. Oleskan juga primer cat, sejenis cairan yang diaplikasikan sebelum pengecatan agar didapatkan hasil akhir yang rata dan mengkilap. Baca Juga : Warna Rumah yang Bisa Bawa Hoki Sesuai Feng Shui 4. Gunakan Kuas Kecil pada Bagian yang Sempit Alat pengecat berupa roller tidak bisa diaplikasikan di semua bagian dinding, hanya pada area yang luas saja. Sementara untuk area yang sulit seperti sudut ruangan, gunakan kuas kecil selebar dua inci. 5. Gunakan Teknik  Gerakan ZigZag Trik mengecat dengan rata adalah dengan membuat gerakan zig-zag dari atas ke bawah berulang kali sampai dinding tertutup rata. Setelah 2-3 jam baru lapisi kembali dengan cat agar lebih mulus hasilnya. Roller bisa digunakan untuk meratakan warna permukaan dinding. 6. Ulangi Lagi Jika Perlu Bila hasil pengecatan masih kurang sempurna, ulangi sekali lagi dan pastikan proses yang kedua ini berhasil dengan baik. Bila cipratan cat jatuh ke lantai, segera bersihkan dengan lap basah. Demikian postingan tentang 6 cara mengecat rumah Sendiri tanpa tukang. sumber : http://nikifour.co.id/ Baca Juga : Desain Rumah Bali Modern Minimalis

6 Cara Mengecat Rumah Sendiri Tanpa Tukang Read More »

Kontraktor Denpasar

6 Jenis Kaca untuk Rumah yang Perlu Diketahui

Kaca adalah salah satu material rumah yang pasti selalu ada, utamanya sebagai jendela. Tapi kini, penggunaan kaca semakin meluas. Kaca juga biasa digunakan sebagai material untuk pintu, furnitur, railing tangga, shower box, kanopi, table top, dan bahkan panel dinding. Tapi, bagaimana memilih jenis kaca yang tepat? Simak penjelasan setiap jenis kaca berikut ini. Baca Juga : Desain Kaca Kamar Mandi Minimalis Modern 1. Kaca bening Kaca bening sering disebut juga dengan kaca polos, karena tidak berwarna, rata, dan bebas distorsi. Karenanya, kaca ini bisa menghasilkan bayangan sempurna sampai lebih dari 90%. Kaca jenis ini tidak dianjurkan untuk eksterior bangunan bertingkat karena rendahnya kemampuan menahan panas dan sinar matahari. Ketebalan kaca bening terdiri atas 5 mm, 6 mm, dan 8 mm. Ketebalan ini dipilih sesuai dengan ukuran yang akan dibuat. Semakin besar ukurannya, maka sebaiknya menggunakan kaca yang tebal. 2. Kaca berwarna (tinted glass) Kaca ini sering disebut dengan kaca rayban. Untuk memberikan warna, kaca polos dilapisi dengan lembaran warna yang terbuat dari campuran logam. Kaca rayban mampu menahan panas dan sinar matahari sampai 55%, sehingga mengurangi beban pendingin ruangan dan menjaga privasi penghuninya. Untuk menambah tingkat kegelapannya, kaca rayban bisa dilapisi sampai beberapa kali. Kaca rayban tidak hanya berwarna hitam, tetapi juga warna biru gelap, biru kehijauan, abu-abu gelap, tembaga, dan hijau gelap. 3. Kaca es Kaca es adalah jenis kaca yang salah satu sisinya bertekstur. Tekstur ini dihasilkan saat adonan kaca mulai dicetak dengan roll yang memiliki pola tertentu. Kaca jenis ini memiliki efek dekoratif dan mengaburkan bayangan. Selain itu, berkat teksturnya kaca es juga mampu mengurangi sinar matahari yang diterima sehingga ruangan tidak silau.Belakangan, masyarakat lebih suka memasang stiker kaca es, daripada membeli kaca es yang asli. Stiker kaca es atau kaca film memang lebih murah, tapi memiliki manfaat yang sama baiknya. Kaca es lebih banyak digunakan untuk interior, misalnya sebagai partisi, pintu kamar mandi, pintu kabinet, dan shower box.4. Kaca cermin/one way Kaca cermin atau kaca reflektif adalah kaca yang mengurangi sifat tembus pandang dari salah satu sisi. Kaca jenis ini juga biasa disebut dengan kaca one way, karena akan terlihat trasnparan di satu sisi, tetapi terlihat seperti cermin di sisi lainnya. Kaca cermin dibuat dengan tambahan lapisan oksida logam, melalui proses pyrolisis. Kaca ini sangat sesuai untuk Anda yang menginginkan privasi terjaga. Baca Juga : Teras Rumah Minimalis dengan Material Kayu 5. Kaca tempered Kaca tempered memiliki kekuatan yang sangat tinggi, mencapai 3—5 kali liat dari kaca biasa. Kaca temperedmampu menahan beban angin, berat, dan tekanan yang lebih tinggi. Kaca ini dibuat dengan memanaskannya lalu didinginkan secara mendadak. Secara visual, tidak ada yang berbeda dari kaca ini, sehingga tampilannya tetap terjaga. Kaca tempered juga sangat aman saat pecah, karena pecahannya bulat dan tumpul.Jika Anda menginginkan pintu tanpa frame, railing, dan dinding dari kaca, sebaiknya menggunakan kacatempered ini. Tetapi, Anda harus membeli kaca tempered dengan ukuran jadi. Karena kaca jenis ini tidak bisa diberi proses lebih lanjut yang akan mengurangi kualitasnya. 6. Kaca laminasi Kaca laminasi adalah jenis kaca yang sangat aman, karena diberi pelapis yang membuatnya sulit retak dan pecah. Kaca laminasi sangat sulit ditembus, karenanya kaca ini dulu banyak digunakan untuk alat transportasi umum, misalnya bis dan kereta api. Kaca laminasi dilapisi lembaran polofinil transparan yang menahan kaca agar tidak pecah. Bahkan meskipun sudah ada bagian yang pecah, kaca ini tetap menempel pada rangka dan sulit ditembus.Kaca laminasi banyak digunakan untuk balkon, skylight, anak tangga, dan tempat lainnya yang membutuhkan keamanan. Meskipun terkesan aman, Anda tetap perlu berhati-hati. Jika sewaktu-waktu terjadi kebakaran di dalam rumah, bisa jadi penghuni akan terjebak akibat kaca yang sulit dipecahkan. Baca Juga : 7 Inspirasi Plafon Unik untuk Langit – Langit Rumah Unik Material kaca memang semakin digemari, seiring dengan meningkatnya selera masyarakat pada bangunan minimalis. Tentukan dulu apa kebutuhan Anda, lalu pilih mana kaca yang pas. sumber : http://rooang.com/

6 Jenis Kaca untuk Rumah yang Perlu Diketahui Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Tips Memilih Wallpaper untuk Dinding Rumah

Wallpaper dinding rumah atau kertas dinding merupakan hiasan dinding dengan bermacam motif dan warna. Kertas dinding digunakan untuk mengubah penampilan suatu ruang supaya semakin cantik dan memiliki nilai tambah. Benar saja. Dinding rumah yang polos cenderung membuat penghuni rumah merasa bosan karena tampilan dinding yang monoton. Untuk itu, memiliki inisiatif mendesain dinding rumah dengan wallpaper menjadi satu ide cemerlang yang mesti dicoba. Baca Juga : Warna Rumah yang Bisa Bawa Hoki Sesuai Feng Shui Mewarnai dinding Anda dengan wallpaper memang bisa menambah kesan indah pada suatu ruangan, sehingga ruangan terlihat lebih ekspresif. Bermacam motif, warna, dan corak wallpaper dapat dipilih. Namun, pemilihan wallpaper tidak boleh sembarangan. Tepatnya ada beberapa hal yang mesti dipertimbangkan terlebih dulu, seperti dimana wallpaper akan dipasang, ukuran wallpaper yang mesti dibeli, dan masih banyak lagi. Adapun sebagai panduan berikut diberikan beberapa tips memilih wallpaper untuk dinding rumah: Menentukan Ruangan Tips yang pertama tentukan ruangan yang akan dihias dengan wallpaper. Menentukan ruang ini penting karena nantinya berkaitan dengan jenis dan motif wallpaper yang mesti Anda pilih. Hal ini karena beberapa ruang mempunyai karakteristik dan fungsi yang berbeda. Misalnya kamar tidur, ruang tamu, dan lainnya. Wallpaper kamar tidur sebaiknya mampu menghadirkan suasana tenang agar mengoptimalkan waktu istriahat penghuni kamar. Sementara pada ruang tamu sebaiknya dipilih wallpaper dinding rumah lebih eksplorer. Mengukur Luas Ruangan Luas ruangan juga menjadi satu faktor penting dalam pemilihan motif wallpaper yang tepat. Misalnya saja pada ruangan berukuran kecil bisa menggunakan wallpaper bergaris horizontal untuk menghadirkan kesan ruang yang lebih luas. Bila luas ruang memang cukup terbatas tidak dianjurkan pula memilih motif berukuran besar karena dapat menambah kesan sempit ruangan. Sebaliknya pada ruangan yang cukup luas sebaiknya dipilih wallpaper warna hangat dan gelap seperti warna cokelat untuk membangun kehangatan dan kenyaman di dalam ruang. Baca Juga : 17 Trik Simpel Menghasilkan Cat Unik pada Dinding Rumah Pemilihan Warna Pemilihan warna wallpaper secara tidak langsung dapat mempengaruhi perasaan penghuni. Beberapa warna diketahui dapat membangkitkan semangat dan gairah misalnya warna merah dan biru. Oleh karena itu, selektif memilih warna yang tepat. Sebagai tips Anda bisa memilih warna dingin seperti gradasi warna hijau atau biru untuk wallpaper dinding rumah Anda. Namun, untuk rumah berkonsep klasik modern tidak ada salahnya juga memilih wallpaper warna cokelat atau warna gelap lain untuk menojolkan kesan klasik yang ingin dibangun. Memilih Motif Wallpaper Permainan motif wallpaper pada suatu ruang dapat membuat tampilan ruangan semakin menarik. Adapun pemilihan motif berkaitan dengan tema ruang yang ingin diusung. Pada ruang tidur misalnya, utamakan memilih motif kecil dengan warna lembut untuk menghadirkan kesan menenangkan. Sebaliknya hindari motif wallpaper berpola besar dengan warna kontras. Memilih Jenis Wallpaper Ada banyak jenis wallpaper yang dipilih. Hal ini berkaitan dengan bahan yang digunakan untuk membuat wallpaper atau kertas dinding. Dalam hal ini Anda mesti mengetahui jenis wallpaper apa saja yang baik dan berkualitas. Selain itu, pertimbangkan pula memilih jenis wallpaper yang mudah dirawat dan awet tahan lama. Demikian beberapa tips memilih wallpaper dinding rumah yang tepat. Tertarik membeli wallpaper untuk menghias rumah Anda?  sumber : http://greenwallpaper.co.id/

Tips Memilih Wallpaper untuk Dinding Rumah Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Kelebihan dan Kekurangan Struktur Baja dibandingkan Beton

Jika kita berbicara mengenai Material suatu konstruksi maka kita akan banyak sekali menemukan hal-hal yang baru. Dalam pekerjaan struktur maka ada 2 bahan yang akan dipakai yaitu Baja dan Beton. Jadi kedua bahan ini pastinya sangat beda terutama dari segi kekuatan dan satu sama lainnya mempunyai suatu kelebihan dan kekurangan. Apa saja itu ? Baca Juga : Jenis – Jenis Semen dan Fungsinya Kelebihan dan Kekurangan Struktur Beton Kelebihan Beton : Mampu menahan gaya tekan serta bersifat tahan terhadap korosidan pembusukan. Beton segar mudah di cetak sesuai keinginan dan cetakannya juga dapat di pakai lebih dari sekali tergantung dari kualitas cetakan yang di buat. Beton segar dapat di semprotkan pada permukaan beton lama yang retak atau di isikan pada beton dalam proses perbaikan. Beton segar dapat di pompa sehingga memungkinkan untuk di tuang pada tempat-tempat yang sulit. Beton sudah pasti tahan aus dan tahan bakar. Baca Juga : Penjelasan Lengkap Beton Precast Kekurangan Beton Beton di anggap tidak mampu menahan gaya tarik sehingga mudah retak. Oleh karena itu perlu di berikan tulangan baja sebagai penahan gaya tarik. Beton keras masih mempunyai sifat mengembang atau menyusut jika terjadi perubahan suhu sehingga perlu di buat dilatasi untuk mencegah terjadinya retakan retakan. Untuk mendapatkan beton kedap air yang sempurna, harus di kerjakandengan teliti. Beton bersifat getas (tidak daktail) sehingga harus di hitung dengan teliti agar setelah di kompositkan dengan baja tulangan menjadi bersifat daktail, terutama pada struktur tahan gempa. Kelebihan dan Kekurangan Struktur Baja Kelebihan Baja Kuat tarik tinggi. Tidak dimakan rayap Hampir tidak memiliki perbedaan nilai muai dan susut Bisa di daur ulang Dibanding Stainless Steel lebih murah Dibanding beton lebih lentur dan lebih ringan Dibanding alumunium lebih kuat Kekurangan Baja : Bisa berkarat. Lemah terhadap gaya tekan. Tidak fleksibel seperti kayu yang dapat dipotong dan dibentuk berbagai profile Tidak kokoh Tidak tahan api Itu dia beberapa pembahasan mengenai Kelebihan dan Kekurangan Struktur Baja dibandingkan Beton yang bisa saya sampaikan kepada anda semoga bermanfaat nantinya. sumber : http://kontruksibangunan-kb1.blogspot.co.id/

Kelebihan dan Kekurangan Struktur Baja dibandingkan Beton Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Cara Mensiasati Dapur Kecil Kesayangan Anda

Tentu saja ada beberapa metode yang dapat Anda praktekan untuk mensiasati bagaimana dapur Anda menjadi tempat yang lebih luas dan indah, berikut adalah beberapa triknya :  1. Gunakan Kitchen Set Yang Lebih Kecil dan Lebih Rapi Anda dapat menggunakan kitchen set dari beberapa produsen ternama atau mendesain sendiri kitchen set Anda. Dan pastikan pula kitchen set yang Anda akan beli menghemat ruang untuk menaruh peralatan masak Anda. Contohnya seperti lemari bersusun atau tempat lemari pendingin yang diatasnya bisa ditambah tempat microwave. Baca Juga : Desain Dapur Terbuka Minimalis 2. Gunakan Tengah Dapur Anda Anda dapat membuat kitchen island ditengah-tengah dapur Anda. Anda juga dapat menggunakannya sebagai tempat penyimpanan alat-alat memasak Anda. 3. Ciptakan Ilusi Lebih Banyak Ruang Dengan Pencahayaan Anda dapat menciptakan ilusi ruang kosong dibawah kabinet Anda dengan menggunakan pencahayaan yang tepat. Dengan pencahayaan yang tepat maka dapur akan terasa lebih besar dan menyenangkan untuk di lihat. 4. Gunakan Lantai Diagonal lantai yang diagonal seperti lantai kayu dapat menciptakan ilusi ruang yang lebih besar. Baca Juga : 12 Inspirasi Ruang Jemur untuk Rumah Sempit 5. Pasang Rak Di Dinding Anda Jika Anda tidak memiliki cukup kocek untuk membeli sebuah kitchen set, bagaimana jika Anda memasang sebuah rak di dinding dapur Anda. Itu dapat membuat dapur kelihatan lebih cantik dan lebih besar. Baca Juga : Konsep Desain Interior Cafe yang Unik dan Nyaman 6. Pencahayaan Maksimal Di Dapur Anda Yup, pastikan Anda dapat memberikan pencahayaan secara maksimal melalui jendela ataupun pintu dapar yang membuat sinar matahari dapat masuk dan mencerahkan ruangan dapur Anda. sumber : http://www.desainrumahnya.com/

Cara Mensiasati Dapur Kecil Kesayangan Anda Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Perbandingan Kusen Kayu dengan Aluminium

Saat ini banyak pula material yang dikembangkan untuk menjadi alternatif pengganti kayu seperti aluminium, kusen beton, gypsum, kusen UPVC yang mendekati bentuk dan penampilan kayu untuk kusen pintu dan jendela luar. Sebetulnya kayu memiliki Keunggulan dibanding dengan material lainnya yaitu tampilan natural yang disukai dari kayu, material kayu banyak yang kuat menurut jenisnya seperti kayu jati, kaper, atau ulin, melalui proses pengovenan yang baik. Kayu memang fleksibel untuk dirubah bentuknya sesuai desain, seperti bentuk lurus atau melengkung, dan dapat menahan panas atau dingin dari luar ruangan. Sedangkan kerugian kayu antara lain mudah dimakan rayap, perawatan secara berkala dengan cat atau coating agar tetap awet, dan menyerap air sehingga menyebabkan volume kayu dapat berubah-ubah. Akibatnya pintu atau jendela sulit dibuka karena salah satu sudutnya memuai. Demikian pula bila dipakai untuk kuda-kuda, gording, usuk dan reng pada atap bisa mengalami ‘puntir’ untuk kayu-kayu yang kurang berkualitas.  Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai pada Sebuah Hunian Aluminium menjadi bahan alternatif utama setelah kayu, karena bahan aluminium yang lebih tahan lama, anti rayap,dan tidak menyusut seperti kayu. Tampilan kusen aluminium dapat dicat atau dilapis dengan warna kayu bahkan motif kayu sehingga menyerupai kayu. Saking miripnya orang akan mengira itu terbuat dari kayu. Adapun desain dapat dibuat menurut pesanan. Keunggulan kusen aluminium adalah bobotnya yang ringan dan kuat sehingga mudah dipindahkan. Perawatannya yang simpel menjadi daya tarik bagi pembelinya disamping kualitas bahan aluminium. Perbandingan harga kayu yang semakin mahal serta proses, pengolahan, dan perawatan kayu lebih mahal sehingga aluminium memiliki nilai plus di dalam aspek perawatan yang notabene bebas dari rayap dan tahan karat. Sisi negatif dari alumunium adalah permukaannya mudah tergores dan bahannya tidak mudah untuk dibentuk menjadi lengkung. Bila dibandingkan dengan kusen dari bahan yang populer seperti kayu Meranti, tetap lebih mahal alumunium. Kusen kayu dapat diterapkan pada desain rumah apa saja, sedangkan aluminium karena susah dibentuk jadi sering dipakai untuk desain rumah ‘gaya minimalis’. Baca Juga : Desain Pagar Kayu Minimalis Cara pemasangan kusen aluminium mengandalkan kekuatan sekrup yang dipasangkan melekat pada dinding menjadikannya harus dipasang dengan presisi dan diplester rapi agar tidak terjadi kebocoran dan kesalahan lainnya. Jangan memilih kusen aluminium yang bermutu rendah, karena dapat mudah memuai saat terjadi perubahan suhu drastis karena kaca yang dibingkai dapat mudah lepas. Masalah yang sering terjadi yaitu sambungan yang kurang baik pada siku atau kaca dapat menyebabkan air hujan dapat masuk, karena itu faktor penyambungan dan ‘sealant’ atau karet penyekat antara kaca dan alumunium harus dari bahan berkualitas dan tahan lama agar air tidak mudah masuk ke dalam kusen atau ke ruangan. Pada dasarnya masalah sealant ini tidak menimbulkan masalah pada kusen alumuniumnya karena bahan alumunium tidak terpengaruh air.  sumber : http://www.mujijayaganesha.com/

Perbandingan Kusen Kayu dengan Aluminium Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Penjelasan Mengenai Beton Pracetak / Beton Precast

Teknologi beton pracetak telah lama diketahui dapat menggantikan operasi pembetonan tradisional yang dilakukan di lokasi proyek pada beberapa jenis konstruksi karena beberapa potensi manfaatnya. Beberapa prinsip yang dipercaya dapat memberikan manfaat lebih dari teknologi beton procetak ini antara lain terkait dengan waktu, biaya, kualitas, predicability, keandalan, produktivitas, kesehatan, keselamatan, lingkungan, koordinasi, inovasi, reusability, serta relocatability (Gibb, 1999). Di Indonesia, hingga saat ini, telah banyak aplikasi teknologi beton pracetak pada banyak jenis konstruksi dengan didukung oleh sekitar 16 perusahaan spesialis beton pracetak, atau lebih dikenal dengan sebutan precaster. Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Batako Press SEJARAH PERKEMBANGAN SISTEM PRACETAK Beton adalah material konstruksi yang banyak dipakai di Indonesia, jika dibandingkan dengan material lain seperti kayu dan baja. Hal inibisa dimaklumi, karena bahan-bahan pembentukannya mudah terdapat di Indonesia, cukup awet, mudah dibentuk dan harganya relative terjangkau. Ada beberapa aspekyang dapatmenjadi perhatian dalam sistembeton konvensional, antara lain waktu pelaksanaan yang lama dan kurang bersih, control kualitas yang sulit ditingkatkan serta bahan-bahan dasar cetakan dari kayu dan triplek yang semakin lama semakin mahal dan langka. Sistem beton pracetak adalah metode konstruksi yang mampu menjawab kebutuhan di era millennium ini pada dasarnya system ini melakukan pengecoran komponen di tempatkhusus di permukaan tanah (fabrikasi), lalu dibawa ke lokasi (transportasi ) untuk disusun menjadi suatu struktur utuh (ereksi). Keunggulan system ini, antara lain mutu yang terjamin, produksi dan pembangunan yang cepat, ramah lingkungan dan rapi dengan kualitas produkyang baik. Sistem pracetak telah banyak diaplikasikan di Indonesia, baik yang sistem dikembangkan di dalam negeri maupun yang didatangkan dari luar negeri. Sistem pracetak yang berbentuk komponen, seperti tiang pancang, balok jembatan, kolom plat pantai.Permasalahan mendasar dalam perkembangan system pracetak di Indonesia saat ini adalah : Sistem ini relatif baru Kurang tersosialisasikan jenisnya, produk dan kemampuan system pracetak yang telah ada Serta keandalan sambungan antarkomponen untuk system pracetak terhadap beban gempa yang selalu menjadi kenyataan Belum adanya pedoman resmi mengenai tatacara analisis, perencanaan serta tingkat kendalan khusus untuk system pracetak yang dapat dijadikan pedoman bagi pelaku konstruksi. PERKEMBANGAN SISTEM PRACETAK DI DUNIA Sistem pracetak berkembang mula-mula di negara Eropa. Struktur pracetak pertama kali digunakan adalah sebagai balok beton precetak untuk Casino di Biarritz, yang dibangun Oleh kontraktor Coignet,Paris1891. Pondasi beton bertulang diperkenalkan oleh sebuah Perusahaan Jerman, Wayss &reytag di Hamburg dan mulai digunakan tahun1906. Tahun 1912 beberapa bangunan bertingkat menggunakan system pracetak berbentuk komponen- komponen, seperti dinding. kolom dan lantai diperkenalkan oleh John.E.Conzelmann. Struktur komponen pracetak beton bertulang juga diperkenalkan di Jerman oleh Philip Holzmann AG, Dyckerhoff & Widmann G Wayss & Freytag KG, Prteussag, Loser dll. Sstem pracetaktahan gempa dipelopori pengembangannya di Selandia Baru. Amerika dan Jepang yang dikenal sebagai negara maju di dunia, ternyata baru melakukan penelitian intensif tentang system pracetak tahan gempa pada tahun 1991. Dengan membuat program penelitian bersama yang dinamakan PRESS ( Precast seismic Structure System). Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai pada Sebuah Hunian PERKEMBANGAN SISTEM PRACETAK DI INDONESIA Indonesia telah mengenal system pracetak yang berbentuk komponen, seperti tiang pancang, balokjembatan, kolom dan plat lantai sejaktahun1970an. Sistem pracetak semakin berkembang dengan ditandai munculnya berbagai inovasi seperti Sistem Column Slab (1996), Sistem L-Shape Wall (1996), Sistem All Load Bearing Wall (1997), Sistem Beam Column Slab (1998), Sistem Jasubakim (1999), Sistem Bresphaka (1999) dan sistem T-Cap (2000). PERMASALAHAN UMUM PADA PENGEMBANGAN SISTEM PRACETAK Tiga masalah utama dalam pengembangan sistem pracetak : Keandalan sambungan antar komponen Belum adanya suatu pedoman perencanaan khusus untuk sistem struktur pracetak Kerjasama dengan perencana di bidang lain yang terkait, terutama dengan pihak arsitektur dan mekanikal/elektrikal/plumbing. PENGERTIAN PRACETAK Pracetak dapat diartikan sebagai suatu proses produksi elemen sruktur/arsitektural bangunan pada suatu tempat atau lokasi yang berbeda dengan tempat/lokasi dimana elemen struktur/arsitektural tersebut akan digunakan. Teknologi pracetak ini dapat diterapkan pada berbagai jenis material, yang salah satunya adalah material beton. Beton pracetak sebenarnya tidak berbeda dengan beton yang sering dijumpai dalam bangunan pada umumnya, yang membedakan adalah proses produksinya. Beton pracetak dihasilkan dari proses produksi dimana lokasi pembuatannya berbeda dengan lokasi di mana elemen akan digunakan , sedangkan beton cor (cast in place) dimana produksinya berlangsung di tempat elemen tersebut akan ditempatkan.KELEBIHAN DAN KEKURANGAN BETON PRACETAK Beton pracetak memiliki kelebihan dibandingkan beton cast in place sebagai berikut: Kecepatan dalam pelaksanaan pembangunannya Dicapai tingkat fleksibilitas dalam proses perancangannya Pekerjaan di lokasi proyek lebih sederhana. Pihak yang bertanggung jawab lebih sedikit Mempunyai aspek yang positif terhadap schedule, terutamakemudahan di dalam melakukan pengawasan dan pengendalian biaya serta jadwal pekerjaan Jumlah pekerja kantor proyek lebih sedikit. Demikian juga tenaga lapangan yang dibutuhkan untuk setiap unit komponen yang lebih kecil karena pekerjaan dapat dilaksanakan secara seri Menggunakan tenaga buruh kasar sehingga upah relative lebih murah Waktu konstruksi yang relative lebih singkat karena pekerja lapangan hanya mengerjakan cast in place kemudian menggabungkan dengan komponen – komponen beton pracetak Aspek kualitas, dimana beton dengan mutu prima dapat lebih mudah dihasilkan di lingkungan pabrik Produksinya hamper tidak terpengaruh oleh cuaca Biaya yang dialokasikan untuk supervise relative lebih kecil. Hal ini disebabkan oleh durasi proyek yang singkat. Kontinuitas proses konstruksi dapat terjaga sehingga perencanaan kegiatan lebih akurat. Mampu mereduksi biaya konstruksi Dapat dihasilkan bangunan dengan akurasi dimensi dan mutu yang lebih baik Kekurangan beton pracetak : Kerusakan yang mungkin timbul selama proses transportasi Dibutuhkan peralatan lapangan dengan kapasitas angkat yang cukup untuk mengangkat komponen konstruksi dan menempatkannya pada posisi tertentu. Biaya tambahan yang dibutuhkan untuk proses transportasi Munculnya permasalahan teknis dan biaya yang dibutuhkan untuk menyatukan komponen-komponen beton pracetak. Diperlukan gudang yang luas dan fasilitas curing. Diperlukan perencanaan yang detil pada bagian sambungan Diperlukan lapangan yang luas untuk produksi dalam jumlah yang besar Hanya melayani produksi dalam partai besar agar BEP. sumber : http://www.mujijayaganesha.com/ Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Striuktur Baja

Penjelasan Mengenai Beton Pracetak / Beton Precast Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Pengertian Kuda-Kuda dan Struktur Atap Pada Konstruksi Bangunan

Kuda – Kuda  Konstruksi kuda-kuda ialah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk mendukung beban atap termasuk juga beratnya sendiri dan sekaligus dapat memberikan bentuk pada atapnya. Kuda-kuda merupakan penyangga utama pada struktur atap. Struktur ini termasuk dalam klasifikasi struktur framework (truss). Umumnya kuda-kuda terbuat dari kayu, bambu, baja, dan beton bertulang. Baca Juga : Perencanaan Bangunan Tahan Gempa Untuk lebih mengenal fungsi kuda kuda kita akan uraikan sebagai berikut : Kuda2 berfungsi untuk menerima beban dari atap yaitu : Air Hujan Angin Genteng Reng Usuk dan list-plank Plafon dan beban dari kuda2 itu sendiri, adanya beban maka titik pertemuan kedua kaki kuda-kuda bagian atas (P) mengalami perubahan letak yaitu turun ke P’, sehingga kaki kuda-kuda menekan kedua tembok kearah samping. Bila tembok tidak kokoh maka tembok akan roboh. Untuk mencegah agar kaki kuda-kuda tidak bergerak ke samping akibat tekanan beban dari atas perlu dipasang balok horisontal untuk menahan kedua ujung bawah balok kaki kuda-kuda yaitu berupa balok tarik. Karena lebar bentangan menahan beban yang bekerja dan beban berat sendiri kuda-kuda, maka batang tarik AB akan melentur. Titik P bergerak turun ke titik P’, dengan adanya pelenturan, tembok seolah olah masuk ke dalam. Baca Juga : Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa Untuk mengatasi adanya penurunan pada batang tarik diujung atas kaki kuda-kuda dipasangi tiang dan ujung bawah tiang menggantung tengah-tengah batang tarik AB yang disebut tiang gantung. Semakin besar beban yang bekerja dan bentangan yang semakin panjang, sehingga kaki kuda-kuda yang miring mengalami pelenturan. Dengan adanya pelenturan pada kaki kuda-kuda maka bidang atap akan kelihatan cekung kedalam, ini tidak boleh terjadi. Untuk mencegah pelenturan pada kaki kuda-kuda perlu dipasangi batang sokong/skoor dimana ujung bawah skoor memancang pada bagian bawah tiang gantung ujung atas skoor menopang bagian tengah kuda-kuda. Dengan demikian pelenturan dapat dicegah. Pada bangunan-bangunan yang berukuran besar, kemungkinan konstruksi kuda-kuda melentur pada bidangnya karena kurang begitu kaku. Untuk itu perlu diperkuat dengan dua batang kayu horisontal yang diletakkan kira-kira ditengah-tengah tinggi tiang gantung. Untuk detail lengkap dari kuda kuda kayu bisa dilihat disini.  Konstruksi kuda kuda kayu untuk rumah tinggal sederhana Sumber : Teknik Konstruksi Bangunan Gedung ( A. G Tamrin )  Atap Atap adalah bagian dari suatu bangunan yang berfungsi sebagai penutup seluruh ruangan yang ada di bawahnya terhadap pengaruh panas, debu, hujan, angin atau untuk keperluan perlindungan. Bentuk atap berpengaruh terhadap keindahan suatu bangunan dan pemilihan tipe atap hendaknya disesuaikan dengan iklim setempat, tampak yang dikehendaki oleh arsitek, biaya yang tersedia, dan material yang mudah didapat. Baca Juga : 11 Tips Ampuh Membuat Ruang Kerja yang Nyaman Konstruksi rangka atap yang digunakan adalah rangka atap kuda-kuda. Rangka atap atau kuda–kuda adalah suatu susunan rangka batang yang berfungsi untuk mendukung beban atap termasuk juga berat sendiri dan sekaligus memberikan bentuk pada atap.  Pada dasarnya konstruksia kuda–kuda terdiri dari rangkaian batang yang membentuk segitiga. Dengan mempertimbangkan berat atap serta bahan penutup atap, maka konstruksi kuda–kuda akan berbeda satu sama lain. Setiap susunan rangka batang haruslah merupakan satu kesatuan bentuk yang kokoh yang nantinya mampu memikul beban yang bekerja padanya tanpa mengalami perubahan. Baca Juga : Tips Desain Rumah Tahan Banjir sumber : http://myarchitektur.blogspot.co.id/

Pengertian Kuda-Kuda dan Struktur Atap Pada Konstruksi Bangunan Read More »

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Fungsi Keramik sebagai Finishing Ruangan

Fungsi keramik menjadi semakin jelas ketika kita membicarakan finishing ruang. Dalam proses kerja konstruksi bangunan tahap finishing berhubungan dengan berbagai aktifitas memberi sentuhan akhir. Seperti pemasangan kaca, dan berbagai elemen dekoratif. Sebagai Penutup lantai : Tampaknya fungsi keramik yang paling popular adalah sebagai penutup lantai. Berbagai jenis bentuk dan ukuran keramik untuk penutup lantai dapat anda temukan di pasaran. Jangan salah mengenali keramik yang digunakan untuk menutup lantai dengan yang digunakan untuk penutup dinding. Perbedaanya adalah bagian permukaannya. Keramik yang untuk penutup lantai memiliki permukaan yang sedikit agak kasar dibanding yang untuk pentup dinding. Baca Juga : Aplikasi Semen Nat Keramik pada dinding dan lantai Sebagai penutup dinding : Bosan dengan tampilan cat? Ada alternatif baru dan menarik yang bisa anda coba. Gunakan keramik sebagai pengganti wallpaper dan cat dinding untuk menutupi dinding bangunan anda.Keuntungan menggunakan keramik sebagai penutup dinding adalah kesan clean yang jelas terlihat dari tampilannya. Selain itu jika ingin menggunakan motif tertentu pada dinding anda bisa memilih keramik dengan warna atau motif tertentu. Anda tidak perlu mengecatnya lagi sehingga hemat biaya. Jika dibanding pengaplikasian cat dan pemasangan wallpaper penggunaan keramik memang memakan biaya yang lebih besar. Namun rumah anda akan tampak sangat segar dan lebih unik. Ada beberapa tehnik menggunakan keramik sebagai penutup lantai:* Gunakan keramik sebagai border atau pembatas antara bagian atas dan bagian bawah permukaan dinding.*  Keramik dipakai seluruhnya sebagai finishing pada dinding. Baca Juga : Motif Lantai Granit Rumah Modern Sebagai Pelapis meja di dapur :  Keramik juga bisa digunakan sebagai pelapis meja dapur. Selain tahan terhadap potongan, irisan juga karena keramik sifatnya mudah dibersihkan dan tidak mudah menyerap bau.Alternatif penggunaan keramik sebagai pelapis meja dapur :* Hanya digunakan di permukaan atas meja* Digunakan pada sebagian permukaan atas bidang meja* Digunakan pada permukaan atas dan sisi sampingnya sumber : http://desainrumaharsitek77.com/

Fungsi Keramik sebagai Finishing Ruangan Read More »