admin

Kontraktor di Bali

5 Inspirasi Menata Balkon Sempit Agar Terlihat Menarik

Balkon adalah ruang terbuka yang anda punya di sebuah rumah. Kebanyakan apartemen di Eropa memberikan balkon tapi dengan luas yang sangat minim. Tapi jika anda bisa mengelolanya dengan baik, balkon bisa jadi tempat terbaik di rumah anda. Tak perlu menghiraukan area yang tak terlalu luas karena dengan beberapa inovasi dan dekorasi yang pas, balkon ini akan jadi lebih fungsional dan estetik. Balkon mungil bukan berarti tidak bisa dimanfaatkan. Selain tempat untuk melihat pemandangan depan rumah Anda, balkon memiliki fungsi lebih dari itu. Gunakan kreativitas Anda dalam menghias balkon yang mungil. Berikut ini adalah 5 Inspirasi Menata Balkon Sempit Agar Terlihat Menarik Baca Juga : 12 Inspirasi Ruang Jemur untuk Ruang Sempit 1. Pasang Hammock untuk tempat bersantai anda, selain ringkas dan fleksibel, anda bisa menghemat tempat untuk kebutuhan yg lain. 2. Menambahkan sofa gantung seperti ayunan ini pastinya membuat balkon anda jadi lebih segar. Buat jug rak-rak dari kayu lawas dan hiasan bunga-bunga taman agar lebih hidup. Baca Juga : 12 Desain Ruang Tamu Menggunakan Pintu Geser untuk Tampilan Rumah Minimalis 3. Rak peti kemas bekas seperti ini bisa diandalkan untuk membuat stage di balkon kecil anda. Tinggal tambahkan bantal-bantal untuk menemani anda berbaring santai. 4. Sofa sederhana yang pas ditempatkan di salah satu sisi serta lilitan kabel dan lampu hias merambat di dinding adalah dekorasi simple untuk balkon kecil anda. 5. Jadikan balkon jadi tempat yang paling romantic untuk anda menghabiskan waktu dengan orang tersayang. Makan malam sederhana pun bisa dilakukan disini untuk kemudian bercengkrama bersama. Bagaimana menurut anda ide balkon diatas? Apakah mampu memberikan inspirasi? Jika iya, jangan lupa komen dan share ya. Sumber: http://www.caradesain.comhttp://rumahminimalist-id.blogspot.co.id Baca Juga : 5 Trik Simple Membuat Ruang Tamu Sempit Terlihat Lebih Luas

5 Inspirasi Menata Balkon Sempit Agar Terlihat Menarik Read More »

Kontraktor di Bali

Bitumen VS Genteng Tanah Liat

Genteng merupakan salah satu bagian terpenting dari bangunan.  Di Indonesia genteng yang biasanya dipakai adalah genteng yang terbuat dari tanah liat. keberadaannya sudah sejak dulu, dan masih bertahan hingga saat ini.  Walaupun sudah banyak diproduksi genteng dengan bahan lain, genteng tanah liat tetap tampil sebagai genteng yang sangat diminati oleh masyarakat. Hal ini sangat beralasan, karena genteng tanah liat memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan genteng dari bahan lain bahkan dengan bitumen sekalipun.  Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Batako Press Genteng tanah liat tidak menimbulkan hawa panas meski matahari bersinar dengan terik. Hal ini membuat suasana didalam rumah tetap adem sehingga penghuni merasa lebih nyaman. Disisi lain, ketika malam hari saat suasana dingin, genteng tanah liat justru dapat memberikan kehangatan, karena panas pada siang hari yang diserap dan disimpan oleh genteng, akan dikeluarkan secara perlahan saat suasana dingin.v  Genteng tanah liat memiliki usia pemakaian yang jauh lebih lama, sehingga dapat disimpulkan bahwa genteng ini sangat awet. Disamping itu, genteng ini tidak mudah lapuk, dirusak serangga ataupun terbakar.v  Dari segi perawatan, genteng tanah liat tidak memerlukan perawatan yang berlebihan dan cenderung sangat mudah. Jika ada kotoran pada genteng, Anda dapat membersihkannya dengan sapu lidi. Apabila ada jamur, Anda dapat menggunakan bahan lapisan anti jamur khusus untuk genteng tanah liat yang sudah beredar dipasaran. Baca Juga : Cara Aplikasi Semen Nat Keramik Nah itu tadi adalah beberapa kelebihan dari genteng tanah liat.. Bagaimana dengan genteng yang terbuat dari aspal ??? Let’s we see yaa..  Genteng aspal atau yang sering disebut dengan Bitumen adalah genteng yang terbuat dari campuran aspal dan bahan kimia lainnya, seperti serat organik, bubuk kertas dan resin. Penggunaan aspal pada genteng ini bertujuan untuk menciptakan sistem waterproofing atau anti air. Adapun beberapa kelebihan lain dari bitumen ialah :Ø  Memiliki sifat yang jauh lebih ringan dibandingkan dengan genteng tanah liat. Sehingga kerangka dan konstruksi pemasangannya dapat diminimalkan, ini tentu memengaruhi biaya.Ø  Memiliki sifat yang tahan air, sehingga jika dipasangan pada atap rumah resiko terjadinya kebocoran dapat dikatakan tidak ada sama sekali.Ø  Memiliki sifat yang lentur, sehingga bitumen dapat dengan mudah mengikuti lekuk bangunan dengan kemiringan yang bervariasi. Sangat cocok untuk rumah yang memiliki design unik dengan kemiringan atap mulai dari 22,50 hingga 900.Ø   Bitumen memiliki sifat tahan api dan terpaan angin, serta memiliki tampilan hasil akhir yang minimalis dan menarik.  Nahh itu tadi adalah penjelasan singkat tentang perbedaan antara bitumen dan genteng tanah liat. Keduanya memiliki keunikan tersendiri yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam memilih genteng. Ingat, setiap genteng memiliki kelebihan dan keunggulannya masing-masing, Anda sebagai konsumen harus pintar-pintar menganalisanya agar sesuai dengan kondisi wilayah Anda, budget, serta design rumah Anda..      Semoga bermanfaat ……Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai Pada Sebuah Hunian

Bitumen VS Genteng Tanah Liat Read More »

Kontraktor di Denpasar

Roof Garden, to Save Environments

Roof Garden, belakangan ini menjadi topik perbincangan hangat dunia. Sudahkah Anda tau apa itu roof garden ? Roof Garden berasal dari kata roof yang artinya atap, dan garden yang artinya taman. So… Roof Garden adalah taman yang sengaja dibuat di atap sebuah bangunan. Terdengar menarik bukan ? Latar belakang pembuatan roof garden karena perkembangan kawasan perkotaan yang sudah sangat padat dengan lahan terbatas dimana masyarakat juga sudah mulai sadar akan lingkungan yang sehat dan asri. Jika dilihat dari aspek lingkungan, Roof Garden memang salah satu kiat manusia untuk menjaga lingkungan dari ancaman Global Warming. Pemasangan Roof Garden harus dirancang dan diperhitungkan dengan baik, terutama dari segi kekuatan struktur atap serta pemilihan jenis tanaman. Baca Juga : 10 Inpirasi Desain Taman yang Sempit jadi Terlihat Lebih Luas Adapun manfaat dari Roof Garden ialah : ¨      Menurunkan Suhu Udara. Dengan adanya tanaman di atap, maka penghuni atau orang yang berada didalamnya akan merasa lebih sejuk, teduh, dan udara yang didapat lebih bersih. Karena polusi disekitar telah diubah oleh tanaman menjadi senyawa yang tidak berbahaya. Hal ini juga berkaitan dengan pengurangan polusi udara didaerah tersebut. ¨      Mengurangi Kebisingan, banyaknya tumbuhan pada taman atap memiliki potensi yang baik dalam meredam kebisingan yang berasal dari luar bangunan seperti, suara kendaraan bermotor. Hal ini membuat penghuni lebih nyaman berada di dalam bangunan. Semakin rindang tanaman yang terdapat di atap, maka akan semakin sedikit pula suara yang terdengar di dalam ruangan. ¨      Memberikan Keindahan pada Bangunan, tidak jauh berbeda dengan fungsi taman pada umumnya, taman atap (roof garden) menimbulkan keindahan, sehingga bangunan tersebut menjadi lebih asri, indah, dan sejuk. Untuk menjaga keindahan taman, perlu diadakannya perawatan yang rutin, agar taman tetap terjaga dengan baik. Baca Juga : Membuat Taman Cantik di Rumah Mungil Masih banyak lagi keuntungan lain yang didapat dari penggunaan Roof Garden di pada bangunan. Namun perlu diingat, bahwa tidak semua tanaman/tumbuhan dapat ditanam di atap bangunan. Karena kesalahan pada pemilihan jenis tanaman, akan menyebabkan rusaknya konstruksi atap dari bangunan tersebut. Tanaman yang cocok ditanam diatap bangunan adalah tanaman yang tahan terhadap paparan sinar matahari langsung serta tahan terhadap tiupan angin yang kencang, contohnya adalah Bougenville varigata , kamboja jepang, dedaunan puring, bromeliad dan daun calathea. Pilihlah tanaman yang ringan, dengan tidak berakar serabut yang dapat merusak struktur beton dak rumah. Pada rumah tinggal sederhana, tanaman yang bisa dipilih adalah tanaman rerumputan. Sedangkan untuk bangunan yang besar dapat menggunakan tumbuhan seperti contoh diatas. Di Bali belum banyak rumah tinggal atau perusahaan yang menerapkan roof garden pada bangunannya. Hal ini tidak mengherankan, karena penerapan roof garden memerlukan biaya yang tidak sedikit, disamping memerlukan keahlian khusus dalam pengerjaannya. Harapan kami, semoga konsep ini segera terealisasi dalam bangunan-bangunan di Bali, mengingat manfaatnya sangat besar terhadap lingkungan dan kualitas hidup masyarakat kedepannya, karena Bali adalah ikon pariwisata Indonesia.   Baca Juga : 7 Inspirasi Taman Vertical

Roof Garden, to Save Environments Read More »

Kontraktor di Bali

Bambu sebagai Alternatif Bahan Bangunan

Sering kita jumpai bangunan yang terbuat dari bambu karena sekarang Bambu, Alternatif Bahan Bangunan. Bambu telah lama digunakan sebagai alternatif pengganti kayu yang tidak kalah kuat dan ramah lingkungan. Pemilihan bambu sebagai bahan bangunan bukan tanpa alasan. Banyak riset dan penelitian yang menunjukkan bahwa bambu memiliki sifat-sifat yang dapat menunjang kontruksi bangunan Selain itu, bambu sangat mudah ditemui di wilayah Indonesia, sehingga memiliki harga yang relatif lebih murah. Banyak kelebihan dan keistimewaan bambu lainnya yang bisa menjadi pertimbangan Anda dalam merancang bangunan, diantaranya : Baca Juga : Keunggulan Kayu Bengkirai pada Sebuah Hunian Memiliki Sifat yang Kuat dan Ringan Bambu merupakan salah satu tumbuhan yang sangat unik, walaupun memiliki sifat yang ringan, dia mampu menahan beban yang cukup besar. Bahkan kekuatannya tidak kalah dengan bahan bangunan struktur lainnya. Namun, hal ini belum dimanfaatkan dengan baik karena biasanya bambu dipasang dengan pasak atau tali yang memiliki kekuatan yang rendah. Sifat lentur dari Bambu Sekilas bambu memang terlihat kaku, tetapi sebenarnya bambu juga memiliki sifat yang lentur. Kelenturan ini berkaitan dengan ketahanannya dalam menahan angin ataupun gempa, sehingga sangat cocok digunakan didaerah yang sering dilanda gempa, seperti Indonesia. Selain itu, kelenturannya juga berkaitan dengan kemudahan untuk dibentuk, sehingga jika Anda ingin membuat bangunan yang unik dan atraktif Anda bisa memilih bambu sebagai alternatif. Baca Juga : Material Batu Alam untuk Tampilan Depan Rumah Minimalis Mudah Ditemukan.  Sifat bambu yang mudah tumbuh dan berkembang tanpa perawatan khusus, membuat bambu dapat ditemukan di hampir seluruh wilayah Indonesia. Hal ini berkaitan dengan biaya. Biaya yang dikeluarkan akan tergolong murah dibandingkan dengan material kayu. Nilai Estetika Tinggi  Tak dapat dipungkiri, bambu memang memiliki warna khas yang alami, ini akan menambah daya tarik bagi siapa saja yang melihatnya. Layaknya material lain yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Bambu juga memiliki beberapa kelemahan yang perlu Anda perhatikan yaitu, bambu membutuhkan perawatan yang extra terutama didaerah yang memiliki iklim lembab karena akan rentan terhadap rayap, lapuk dan reyot, selain itu bambu sangat rentan terbakar. Dalam pengerjaannya juga membutuhkan ketelitian yang tinggi misalnya saja dalam proses penyambungan antar bambu atau penyambungan antar material lain sehingga akan cukup menyulitkan.   Nah, itu adalah beberapa ulasan dari kami mengenai material bambu sebagai alternatif bangunan Anda…. Semoga bermanfaat… Sumber :www.bangunrumah.com Baca Juga : Bitumen VS Genteng Tanah Liat

Bambu sebagai Alternatif Bahan Bangunan Read More »

Kontraktor di Bali

Siasat agar Kamar Mandi Terlihat Luas dan Cantik

Siasat agar Kamar Mandi Terlihat luas dan cantik serta terang. Semua orang pasti suka. Percaya atau tidak, ketiganya bisa diwujudkan cuma dengan memasang cermin.  Baca Juga : 6 Ide Brilian Mengakali Kamar Tidur Kecil Cermin di kamar mandi tidak cuma membantu kita saat berdandan, lho. Tempatkan cermin berukuran besar, supaya kamar mandi sempit terasa lebih lega. Trik menipu mata yang satu ini pasti sudak kerap Anda dengar. Jadi, kalau merasa kamar mandi di rumah terlalu sempit, coba aplikasikan cara ini. Eits, bukan cuma itu. Dalam buku berjudul Planning and Remodelling Bathroomdisebutkan, bahwa memasang cermin berukuran besar juga membantu kamar mandi tampak lebih terang. Kok bisa? Cahaya lampu akan dengan mudah dipantulkan ke seluruh ruangan, oleh cermin. Tak perlu memasang banyak lampu, kan? Baca Juga : 7 Tips Berguna Untuk Mendekorasi Rumah Mungil Masih ada satu lagi kegunaannya, yaitu membuat kamar mandi jadi lebih cantik. Sekarang sangat mudah mendapatkan cermin dengan desain-desain unik, tak hanya persegi. Bentuk bulat, elips, bahkan bentuk bunga dan berbagai motif lainnya, atau Anda juga bisa membuat desain sendiri. Membuatnya dalam ukuran besar juga bukan masalah. Jadi, cukup satu jawaban untuk tiga permasalahan di kamar mandi, cermin. Keren, kan? Baca Juga : 7 Inspirasi Taman Vertical untuk Rumah dengan Lahan Sempit

Siasat agar Kamar Mandi Terlihat Luas dan Cantik Read More »

Kontraktor di Denpasar

Cooker Hood untuk Kenyaman Dapur Anda

Apakah Cooker Hood itu?  Cooker Hood adalah perangkat dapur yang berfungsi untuk menghisap asap dan bau dari hasil aktivitas kita didalam dapur pada saat memasak. Cooker Hood Untuk Kenyaman Dapur Anda di dalam dapur saat memasak. Mengapa Cooker Hood itu sangat membantu? Karena pada saat kita memasak tentunya menghasilkan asap dan juga bau masakan yang pada akhirnya bisa membuat ruangan dapur kita menjadi pengap, bahkan bisa tersebar dalam satu rumah. Dengan adanya Cooker Hood ini asap dan bau akan bisa dengan mudah dibuang keluar melalui saluran yang kita buat. Baca Juga : 10 Kreasi Furniture Unik dari Barang Bekas Nah kali ini kita akan beranjak kejenis-jenis Cook Hood. Cook Hood terdiri dari beberapa jenis sesuai dengan kondisi dan kebutuhan dapur kita yaitu Cooker Hood berbentuk corong, Slim Hood, dan Build In Hood. Cooker Hood dibedakan menurut bentuk dan fungsi dari cooker hood itu sendiri, sebagai contoh cook hood dengan Jenis Slim Hood cocok untuk dapur yang berukuran kecil agar tidak memakan ruang yang terlalu banyak, kemudian untuk dapur yang luas tentunya lebih cocok menggunakan jenis Cooker Hood berbentuk corong dan Build In Hood karena bentuknya lebih besar. Selain dibedakan menurut jenisnya, Cooker Hood juga terbagi menjadi dua macam, yaitu yang pertama cooker hood yang cara kerjanya membuang asap dan bau keluar ruangan kemudian membawanya ketempat terbuka, untuk yang kedua adalah cooker hood yang mampu mendaur ulang udara yang dihisap untuk dinetralisir dan mengembalikannya kedalam ruangan anda dengan wujud udara yang bersih. Baca Juga : 12 Inspirasi Ruang Jemur untuk Ruang Sempit Dua macam cooker hood ini memiliki manfaat sesuai dengan kondisi rumah kita, misalkan jika ruang dapur kita teralu jauh untuk menjangkau ruang terbuka maka disarankan untuk memasang cooker hood yang cara kerjanya dengan mendaur ulang udara yang dihisap, sedangkan jika dapur kita dekat dengan ruang terbuka maka bisa digunakan dengan cooker hood yang cara kerjanya cukup membuang udara saja. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam pemasangan Cooker Hood adalah jarak antara kompor dengan Cooker Hood yang kita pasang, yaitu 70-80 cm dari kompor gas. Untuk penggunaan kompor listrik maka bisa kita ambil jarak antara 60-70 cm. Jika terlalu dekat selain mengganggu aktivitas memasak kita juga bisa berdampak Cooker Hood akan menyedot api kompor dan mengakibatkan hal yang fatal dimana api dapat menyambar mengenai tubuh kita. Nah untuk pemasangan bisa dikoordinasikan kembali dengan teknisi atau yang menguasai dalam bidang pemasangan Cooker Hood disekitar anda. Sumber : http://www.urbanindo.com/ Baca Juga : 5 Kreasi Lampu Tidur yang Bisa Kamu Buat Sendiri

Cooker Hood untuk Kenyaman Dapur Anda Read More »

Kontraktor di Bali

Tips Desain Rumah Tahan Banjir

Mengantisipasi bencana banjir yang terkadang datang secara mendadak karena faktor hujan yang terus menerus, atau karena sungai meluap maka diperlukan desain rumah yang tahan terhadap ancaman banjir. Berikut adalah Tips Desain Rumah Tahan Banjir! Baca Juga : 17 Trik Simpel Menghasilkan Cat Unik Pada Dinding Rumah 1. Mendesain Rumah Menggunakan Pondasi yang Tinggi Pondasi rumah yang tinggi akan menghambat jalannnya air masuk ke dalam rumah Anda dengan menimbun lokasi pondasi terlebih dahulu dengan tanah. Ketinggian pondasi sekitar 40 – 50 cm di atas jalan yang berada tepat di depan rumah anda. 2. Mendesain Rumah Panggung Desain rumah panggung biasanya terbuat dari bahan papan. Rumah panggung juga dapat didesain dengan menarik seperti layaknya rumah dan gedung modern. Maka dari itu diperlukan kreatifitas yang tinggi untuk menciptakan dan mengabungkan beragam nuansa dan tema rumah panggung natural, maka rumah panggung akan terlihat menarik dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Baca Juga : 5 Tips Menata Apartemen Mungil agar Terkesan Luas 3. Mendesain Rumah Bertingkat Jika Anda berada di sebuah daerah yang sering terjadinya banjir, buatlah rumah anda dengan model rumah bertingkat. Model rumah seperti itu cocok juga dibangun pada kawasan lahan yang sempit. Pertimbangkan pula pemilihan bahan untuk membangun rumah bertingkat. Untuk rumah bertingkat yang terbuat dari papan akan jauh lebih tahan terhadap bencana banjir dan gocangan gempa bumi, sementara untuk rumah bertingkat yang terbuat dari batu, akan sangat berbahaya apabila bangunan rumah runtuh. Itulah Cara Mendesain Rumah yang Tahan Banjir barangkali bisa menjadi masukan dan ide untuk desain rumah idaman Anda.  Sumber : http://desaindesainrumah.com/ Baca Juga : 7 Tips Berguna untuk Mendekorasi Rumah Mungil

Tips Desain Rumah Tahan Banjir Read More »

Kontraktor di Bali

Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa

Gempa bumi adalah sebuah fenomena getaran yang dikaitkan dengan kejutan yang terjadi pada kerak bumi. Beban kejut ini disebabkan oleh banyak hal, misalnya benturan pergesekan kerak bumi yang mempengaruhi permukaan bumi. Lokasi gempa bumi disebut sebagai fault zones. Kejutan berkaitan dengan benturan tersebut akan menjelma menjadi gelombang yang sifatnya menjalar. Pada saat bangunan bergetar maka timbul gaya-gaya pada struktur bangunan karena adanya kencenderungan massa bangunan untuk mempertahankan dirinya dari gerakan. Gaya yang timbul ini disebut dengan gaya inersia. Baca Juga : Perencanaan Bangunan Tahan Gempa Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa Dalam membangun rumah tahan gempa, perlu menerapkan perencanaan denah, pondasi, dan struktur bangunan. Adapun prinsip-prinsip bangunan tahan gempa adalah sebagai berikut ini. Perencanaan gedung tanggap gempa tentu saja harus sederhana dan kompak. Struktur bangunan tahan gempa harus dapat menerima beban dan bagian bangunan yang tidak menerima beban harus dianggap sebagai satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Bangunan tahan gempa harus memiliki volume yang ringan. Makin berat bangunan maka makin besar daya massa jika terjadi gempa bumi. Makin tinggi gedung yang dibangun, maka harus makin ringan. Kontruksi atap yang berat dapat membahayakan struktur yang berada di bawahnya. Struktur bangunan tahan gempa yang direncanakan haruslah sesederhana mungkin, sehingga jalur gaya vertikal maupun horizontal dapat dimengerti dengan sangat mudah. Struktur yang sederhana akan membuat bangunan tahan pada kondisi gempa yang keras. Denah bangunan tahan gempa sebaiknya adalah simetris dengan bentuk segi empat atau lingkaran. Struktur vertikal harus ditempatkan sedemikian rupa sehingga dapat menerima beban vertikal paling besar. Makin besar gaya vertikal maka makin tahan terhadap gaya gempa (seismik horizontal) dan momen puntiran. Tinggi bangunan tahan gempa sebaiknya tidak melebihi empat kali lebar bangunan. Struktur bangunan sebaiknya bersifat monolit, berarti seluruh struktur bangunan dikonstruksikan dengan bahan bangunan yang sama karena pada saat gempa terjadi bahan bangunan akan berbeda saat menerima reaksi dari gempa Ketebalan plat dan ketinggian dinding balok sebaiknya lebih besar dari biasanya sehingga dapat menghindari getaran vertikal sejauh mungkin. Balok tidak boleh dibuat dengan lebih lebar dari tiang yang ada pada tumpuan agar tidak terjadi tegangan hambatan. Ringbalk horizontal pada setiap tingkatan dengan batang tarik diagonal dapat meningkatkan kestabilan gedung. Pondasi yang dimiliki haruslah yang sederhana dan sekuat mungkin tidak akan patah pada saat gempa bumi. Sebaiknya Anda memilih pelat lantai beton bertulang atau pondasi lajur kali dengan sloof beton bertulang. Reaksi bangunan pada saat gempa terjadi bergantung pada cara pembangunan dan bukan pada tahap perencanaan. Maka sangatlah penting bagi Anda untuk memanajemen pembangunan rumah tahan gempa dan menjamin setiap bahan bangunan yang dipakai adalah berkualitas baik. Perubahan dan penambahan bangunan haruslah dilakukan secara cermat dan terutama dalam aspek ketahanan gempanya, karena dapat merubah kestabilan gedung terhadap gempa. sumber : http://www.rumahbangun.com/ Baca Juga : Teras Rumah Minimalis dengan Material Kayu

Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa Read More »

Kontraktor Terbaik di Bali

Perencanaan Bangunan Tahan Gempa

“Earthquake did not kill people, but the bad building did it”. Gempa bukan bencana yang mematikan, tapi bangunan yang buruklah yang membunuh manusia. Data- data terakhir yang berhasil direkam menunjukkan bahwa rata- rata setiap tahun ada 10 gempa bumi yang mengakibatkan kerusakan yang cukup besar di Indonesia.  Sebagian terjadi pada daerah lepas pantai dan sebagian lagi pada daerah pemukiman. Pada daerah pemukiman yang cukup padat, perlu adanya suatu perlindungan untuk mengurangi angka kematian penduduk dan kerusakan berat akibat goncangan gempa. Dengan menggunakan prinsip teknik yang benar, detail konstruksi yang baik dan praktis maka kerugian harta benda dan jiwa menusia dapat dikurangi. Baca Juga : Prinsip Dasar Bangunan Tahan Gempa Gempa yang terjadi dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu :gempa ringan, sedang, dan besar. Gempa ringan yang terjadi tidak mengakibatkan efek yang berarti pada struktur,  Gempa sedang sedikit berakibat pada struktur tapi masih aman, Dan untuk gempa yang besar, sudah mengakibatkan kerusakan pada struktur, tapi strukturnya masih tetap berdiri dan tidak roboh. Itulah pentingnya perencanaan bangunan tahan gempa, agar bangunan yang kita tempati aman, stabil, dan tidak mudah roboh saat terjadi gempa. Berikut ini ada prinsip- prinsip yang dipakai dalam perencanaan bangunan tahan gempa : 1. Pondasi : Membangun pondasi memang sederhana, tapi pondasi yang kuat memerlukan pengetahuan yang cukup. Sehingga fondasi bangunan yang baik haruslah kokoh dalam menyokong beban dan tahan terhadap perubahan termasuk getaran. Penempatan fondasi juga perlu diperhatikan kondisi batuan dasarnya.Pada dasarnya fondasi yang baik adalah seimbang atau simetris. Dan untuk pondasi yang berdekatan harus dipisah, untuk mencegah terjadinya keruntuhan local (Local Shear). 2. Desain Kolom Kolom harus menggunakan kolom menerus (ukuran yang mengerucut/ semakin mengecil dari lantai ke lantai). Dan untuk meningkatkan kemampuan bangunan terhadap gaya lateral akibat gempa, pada bangunan tinggi (high rise building) acapkali unsur vertikal struktur menggunakan gabungan antara kolom dengan dinding geser (shear wall). 3. Denah Bangunan Bentuk Denah bangunan sebaiknya sederhana, simetris, dan dipisahkan (pemisahan struktur). Untuk menghindari adanya dilatasi (perputaran atau pergerakan) bangunan saat gempa. Namun dilatasi ini pun menimbulkan masalah pada bangunan yaitu : 2 atau beberapa gedung yang dilatasi akan mempunyai waktu getar alami yang berbeda, sehingga akan menyebabkan benturan antar gedung, Ketidak efektifan dalam pemasangan interior, seperti : plafond, keramik, dll Perlunya konstruksi khusus (balok korbel).  4. Bahan bangunan harus seringan mungkin Berat bahan bangunan adalah sebanding dengan beban inersia gempa. Sebagai contoh penutup atap GENTENG menghasilkan beban gempa horisontal sebesar 3X beban gempa yang dihasilkan oleh penutup atap SENG. Sama halnya dengan pasangan dinding BATA menghasiIkan beban gempa sebesar 15X beban gempa yang dihasilkan oleh dinding KAYU. 5. Struktur Atap Jika tidak terdapat batang pengaku (bracing) pada struktur atap yang menahan beban gempa dalam arah horizontal, maka keruntuhan akan terjadi seperti, diperlihatkan pada gambar berikut: 6. Konsep Desain Kapasitas (Capasity Design) Konsep Desain Kapasitasadalah dengan meningkatkan daktalitas elemen- elemen struktur dan perlindungan elemen- elemen struktur lain yang diharapkan dapat berperilaku elastik. Salah satunya adalah dengan konsep “strong column weak beam”. Dengan metode ini, bila suatu saat terjadi goncangan yang besar akibat gempa, kolom bangunan di desain akan tetap bertahan, sehingga orang- orang yang berada dalam Gedung masing mempunyai waktu untuk menyelamatka diri sebelum Bangunan roboh seketika. Banyak cara yang bisa dilakukan untuk mendesain kolom yang kuat antara lain : Pengaturan jarak antar sengkang,  Peningkatan mutu beton, dan  Perbesaran penampang.  Serta untuk struktur bangunan dengan baja, bisa dimodifkasi sambungan hubungan antara balok dengan kolom. Berikut ini adalah ilustrasi pembentukan sendi plastis dalam perencanaan bangunan tahan gempa. Tiap Negara mempunyai desain sendiri dalam merencanakan tingkat daktilitas untuk keamanan bangunan yang mereka bangun, hal ini tergantung dari letak geologi negara masing- masing. Misalnya Jepang yang menerapkan tingkat daktilitas 1. Dengan desain ini, bangunan di desain benar- benar kaku (full elastic). Berikut ini adalah macam- macam tingkat daktlitas beserta kondisi yang ditimbulkan : a. Daktilitas 1 : Keadaan elastis, dengan konsep ini tulangan di desain besar- besar untuk membuat bangunan menjadi kaku (full elastic). Contohnya : Jepang. Konsekuensinya, saat gempa melebihi rencana, maka Gedung akan langsung roboh tanpa memberi tanda (peringatan) terlebih dahulu. Kalo kata Dosen saya, ini Konsep desain bangunan yang ‘menantang’ kekuatan Tuhan. Hhehehehehe… b.  Daktilitas 2 : Keadaan Plastis (intermediete) c. Daktilitas 3 : Keadaan plastis dengan struktur yang daktil, perecanaan struktur dengan metode Capasity Design. Nah, ini dia yang menjadi dasar perencanaan bangunan tahan gempa di Indonesia, yaitu dengan pembentukan sendi plastis di balok, sehingga saat ada gempa Bangunan akan memberi ‘tanda’ atau peringatan terlebih dahulu, sehingga orang- orang dalam gedung mempunyai waktu untuk menyelamatkan diri. Berikut ini contoh kegagalan bangunan akibat kolom yang lemah (soft story) : Bayangkan… Ini terjadi di Kantor DPU Padang looh… (Kantornya orang- orang ahli bangunan) Soft story adalah istilah yang sering digunakan dalam pembahasan tentang struktur gedung tahan gempa. Soft story kalo diterjemahkan mentah-mentah ya artinya lantai lunak. Maksudnya? Apakah berarti ada juga istilah Hard Story? Hehehe… Sekedar analogi, kita bisa misalkan gedung bertingkat sebagai lapisan-lapisan batu bata yang ditumpuk di atas sebuah meja. Tiap lapisan batu bata merinpresentasikan lantai gedung. Sementara itu ada tumpukan batu bata lain. Tapi di tengah- tengah tumpukan tersebut, ada satu lapisan yang batu batanya mempunyai rongga yang cukup besar di dalamnya. Kasus kegagalan bangunan di atas terjadi saat Gempa di Padang beberapa tahun lalu, terlihat kan…? bahwa bangunannya memang kurang direncanakan dengan matang. Seperti iniloh ilustrasinya… Baca Juga : Tips Desain Rumah Tahan Banjir Sekarang, misalkan kita guncang meja tersebut ke arah horizontal secara acak dan bolak balik. Dengan goncangan yang sama, ternyata kedua tumpukan batu mempunyai perilaku yang berbeda. Tumpukan pertama bisa saja masih bertahan selama goncangan berlangsung. Akan tetapi tumpukan kedua sudah runtuh akibat lapisan batu bata “palsu” yang ada di tengah-tengah tadi yang tidak kuat menahan gaya dorong “fiktif” yang bekerja secara lateral dan bolak balik.Lapisan batu bata lunak ini bisa di interpresentasikan sebagai soft story. Jika lapisan lunak ini berada di lantai paling atas, tentu bukan masalah. Justru yang jadi masalah adalah kalau lantai lunak ini berada pada lapisan atau lantai yang paling bawah. Dan.. kenyataannya memang seperti ini yang banyak dijumpai di lapangan. Mengapa demikian? Berikut ini kami coba berikan dua contoh faktor yang menyebabkan keruntuhan karena pengaruh soft story. A. Kekakuan Dinding Bata Diabaikan. Gedung-gedung tinggi yang bertipe

Perencanaan Bangunan Tahan Gempa Read More »

Kontraktor Bali

Desain Taman Kecil Dalam Rumah Minimalis

Ketika mendesain sebuah rumah, hampir setiap orang menghendaki desain yang sempurna dan sesuai dengan selera mereka masing-masing. Namun, sebagian orang mengalami kesulitan dan kebingungan ketika melakukan proyek mendesain rumah. Sebagai alternatif, keberadaan taman di dalam rumah dapat dijadikan opsi. Jika anda memiliki rumah minimalis, anda tetap bisa menggunakan desain taman di dalam rumah. Berbagai pilihan tema dan desain dari taman kecil dalam rumah minimalis dapat menambahkan kesan sejuk dan damai di dalam rumah anda. Namun, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan ketika mendesain taman di dalam. Baca Juga : 7 Inspirasi Taman Vertical Sederhana untuk Rumah Sempit Desain Taman Kecil dalam Rumah MinimalisPada umumnya, keberadaan taman kecil dalam rumah minimalis dapat memperindah rumah anda secara sempurna. Sebaliknya, jika tidak ada taman, rumah anda akan terlihat sangat gersang. Untuk memperoleh desain taman yang cocok dan eksotis. Sebagai rekomendasi, anda dapat mengaplikasikan konsep taman kering sebagai desain taman kecil dalam rumah minimalis. Desain dari taman ini sangat cocok bagi anda yang memiliki lahan sempit untuk taman di dalam rumah. Taman kering di dalam rumah dapat dikreasikan dengan menggunakan pot bunga dan batu koral. Namun, anda juga harus memperhatikan penataan kombinasi antara pot bunga dan batu koral tersebut. Sebagai contoh, anda dapat menghamparkan batu koral di atas tanah dimana anda akan membangun taman kecil dalam rumah minimalis. Setelah itu, anda dapat menambahkan bunga kamboja ditengahnya untuk mempercantik tampilan taman kecil dalam rumah minimalis. Anda juga dapat mengganti bunga kamboja dengan bunga yang lain seperti bunga mawar, melati, atau yang lainnya tergantung dari kesukaan anda. Tambahkan tempayan yang berukuran sedang dan letakkan tempayan tersebut ditengah hamparan dari batu koral yang telah anda tata sebelumnya. Di dalam tempayan tersebut, anda dapat menambahkan enceng gondok sebagai hiasan. Konsep ini bisa menghadirkan kesan natural di dalam rumah minimalis anda. Baca Juga : 7 Tips Berguna Untuk Mendekorasi Rumah Mungil Alternatif kedua untuk konsep taman kecil dalam rumah minimalis adalah taman basah. Tingkat kelembapan taman basah ini sama dengan tingkat kelembapan taman pada umumnya. Oleh karena itu, konsep dari taman kecil dalam rumah minimalis ini membutuhkan perawatan yang cukup intensif. Hal ini bertujuan untuk menjaga rumah selalu bersih serta menghindarkan membusuknya tanaman yang ada di dalam rumah. Konsep taman ini dapat dikreasikan dengan menata rumput hijau sebagai dominasi utama. Serta, anda juga bisa menambahkan bunga-bunga dalam pot ke beberapa sudut ruangan. Anda juga bisa menanam pohon palem yang dapat menambah kesan asri. Selain itu, anda juga dianjurkan untuk memilih bunga yang tidak terlalu tinggi atau jenis bonsai dan juga bunga yang tidak cepat membusuk.Demikian adalah beberapa konsep dan desain dari taman kecil dalam rumah minimalis yang dapat dijadikan alternatif bagi anda yang sedang mencari desain rumah minimalis yang nyaman. Pastikan keberadaan taman di dalam rumah minimalis ini dapat berkesinambungan dengan konsep tema desain minimalis rumah anda. sumber : http://gambarrumahminimalis2015.com/ Baca Juga : 10 Desain Halaman Sempit Terlihat Lebih Luas

Desain Taman Kecil Dalam Rumah Minimalis Read More »