Penjelasan Lengkap Dinding Roster Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Dinding rooster biasanya dapat kita lihat di rumah-rumah tropis zaman dulu. Biasanya dinding rooster di atas pitu atau jendela. Bentuk dinding rooster juga bermacam-macam, seperti kotak, persegi, segi enam, dan sebagainya. Berikut Penjelasan Lengkap Dinding Rooster Fungsi, Kelebihan dan Kekurangannya

Kontraktor Terbaik di Bali

Baca Juga : 12 Inspirasi Ruang Jemur untuk Rumah Sempit

Fungsi utama dari rooster adalah sebagai lubang dinding untuk menciptakan sirkulasi udara yang lebih maksimal dalam ruangan. Seiring berjalannya waktu, fungsi rooster kini kian berkembang. Selain sebagai lubng angina, rooster bisa digunakan untuk mempercantik rumah agar tampilan ruang lebih menarik dan juga sebagai pengganti pagar. Oleh sebab itu, biasanya rooster dibuat dengan desain secantik mungkin.

Kontraktor Bali

Rooster dibuat dari berbagai macam bahan, seperti beton, semen dan pasir yang dipadatkan, keramik, batako, dan tanah liat. Rooster yang terbuat dari batako memiliki kualitas yang lebih bagus dan kuat, tetapi jika dilihat dari tampilannya, kurang menarik dibandingkan dengan rooster dari tanah liat. Namun, harganya memang lebih murah dan irit. Untuk rooster tanah liat, tampilannya lebih cantik, tetapi kurang begitu kuat diandingkan dengan rooster batako.

Motif rooster juga kini semakin beragam, seperti motif kotak, motif bulat, dan motif bunga.

Kontraktor Terbaik di Bali


Pada umumnya, rooster memiliki ukuran 20cm x 20cm dengan bobot yang relatif berat yaitu 4,5kg. walaupun terlihat berat, rooster tetap dapat ditumpuk dengan aman. Agar tampilannya lebih menarik, dapat disusun secara selang-seling dan direkatkan menggunakan semen. Selain perekat semen, rooster hanya perlu dikuatkan menggunakan tambahan pelat besi. Pelat besi setebal 4mm dapat disekrup pada bagian atas rooster. Fungsinya adalah untuk membuat rooster bertambah kaku dan tidak mudah roboh apabila terdorong angin atau tersenggol.

Baca Juga : Dinding Bata Ekspos untuk Membangun Hunian Minim Budget

Kontruksi rooster biasanya tidak menggunakan tiang maupun balok. Dinding rooster hanya bertumpu pada sloof yang mengikat pondasi di dalam tanah. Sloof yang bertanggung jawab untuk menerima dan menyalurkan beban rooster ke fondasi

Kontraktor di Bali

Kelebihan Dinding Rooster


·        Udara dalam ruangan menjadi sejuk karena dapat tersirkulasi dengan baik

·        Cahaya matahari dari luar dapat masuk ke dalam ruangan dengan maksimal

·        Motifnya yang menarik membuat rooster dapat dijadikan sebagai unsur dekorasi

·        Rumah akan memiliki dinding yang dapat juga berfungsi sebagai ventilasi udara

Kekurangan Dinding Rooster

·        Kurang bias menjaga privasi penghuni rumah karena permukaannya yang berlubang

·        Harus memperhatikan intensitas cahaya matahari yang masuk karena lubang yang cukup banyak.

·        Kurang begitu kuat menahan beban sehingga tidak dapat dijadikan dinding utama

·        Pemasangannya harus hati-hati karena rooster tidak mempunyai system penguncian di antara susunannya

·        Jika dipasang di luar dapat membawa debu dari luar yang terbawa angina ke dalam rumah

Kontraktor Terbaik di Bali

Pilih desain yang paling sesuai dengan tema dan desain rumah

Cara memasang rooster mungkin akan berbeda-beda dengan tema rumah yang berbeda-beda pula. Intinya adalah beda desain akan berbeda pula cara pemasangannya, beda jenis dan tipe rumah akan berbeda pula di dalam cara memasang rooster untuk keindahan rumah

Kontraktor Terbaik di Denpasar

Jika anda membutuhkan jasa dalam mendekor, membangun atau merenovasi rumah anda bisa menggunakan jasa dari Haven Kontraktor. Haven Kontraktor merupakan salah satu kontraktor terbaik di Denpasar Bali yang bisa menjadi pilihan anda dalam melakukan pengerjaan mendekor, membangun dan merenovasi rumah, dengan Garansi 2 Tahun dari Haven Kontraktor tentu dapat menjamin keamanan rumah anda.

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

You may also like